Trending

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Meninjau Pengelolaan Sampah Terpadu di Banyumas

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Meninjau Pengelolaan Sampah Terpadu di Banyumas
Sebelum meninggalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE Kaliori, Banyumas, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan foto bersama. ( Foto: RRI.co.id)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau pengelolaan sampah terpadu di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular atau waste to value di berbagai daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat secara langsung proses pengolahan sampah yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Banyumas, mulai dari hulu hingga hilir. Sistem ini dinilai mampu mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti genteng, paving block, hingga bahan bakar alternatif.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pengurangan volume sampah, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah dari limbah yang dihasilkan masyarakat.

Berdasarkan data yang dipaparkan, timbunan sampah di Kabupaten Banyumas mencapai 738,80 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 574,52 ton atau 77,76 persen telah berhasil dikelola. Sementara itu, sekitar 164 ton atau 22,24 persen sampah masih belum tertangani secara optimal, terutama di 15 kecamatan yang hingga kini belum memiliki fasilitas TPST.

Pengelolaan sampah di Banyumas dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama berada di hulu, yakni pengelolaan di tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah.

Tahap kedua dilakukan di TPS 3R atau pusat daur ulang di tingkat kelurahan. Selanjutnya, tahap hilir dilakukan di TPST sebagai pusat pengolahan akhir yang terintegrasi. Sistem ini melibatkan peran aktif masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai operator, sementara pemerintah daerah bertindak sebagai regulator dan fasilitator.

Usai peninjauan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap sistem yang diterapkan di Banyumas. Ia mengaku terkesan dengan pengelolaan sampah yang dinilai efektif meskipun tidak menggunakan teknologi yang terlalu canggih.

Menurut Presiden Prabowo, model ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, bahkan berpotensi dikembangkan hingga ke tingkat internasional.

Presiden juga menekankan pentingnya percepatan penanganan sampah secara nasional. Ia menyebut persoalan sampah sebagai tantangan besar yang harus segera dikendalikan dalam beberapa tahun ke depan.

"Pemerintah, akan mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah di seluruh daerah, termasuk melalui dukungan kebijakan dan bantuan langsung.," kata Presiden kepada wartawan.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi prioritas bersama. Dengan pendekatan terintegrasi dari tingkat rumah tangga hingga pemerintah daerah, diharapkan target pengendalian sampah nasional dapat tercapai.

Banyumas pun dinilai telah menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi

Berita terkait

Pemprov Papua Siapkan Kapal Ekspres Belibis 9 Layari Jayapura-Biak & Jayapura-Serui

Pemprov Papua Siapkan Kapal Ekspres Belibis 9 Layari Jayapura-Biak & Jayapura-Serui

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyiapkan kapal ekspres Belibis 9 untuk meningkatkan konektivitas transportasi laut antardaerah yang ditargetkan mulai melayani masyarakat pada awal Januari 2027. Kepala Dinas Perhubungan Papua Mathius Hartono Wally dalam siaran pers di Jayapura, diterima Jurnalis Spektroom Rabu, 04 November 2026 menyebutkan, pengoperasian kapal ekspres Belibis

Anthonius Teniwut, Julianto
Wali Kota Sawahlunto Jawab Kritik Fraksi DPRD soal RAPBD 2027, Akui Ketergantungan Fiskal dan Target PAD Rp73 Miliar

Wali Kota Sawahlunto Jawab Kritik Fraksi DPRD soal RAPBD 2027, Akui Ketergantungan Fiskal dan Target PAD Rp73 Miliar

Sawahlunto–Spektroom: Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dilakukan dengan prinsip kehati-hatian di tengah tekanan fiskal dan berkurangnya kemampuan keuangan daerah. Penegasan itu disampaikan Riyanda saat memberikan jawaban atas pandangan umum lima fraksi DPRD Kota Sawahlunto dalam

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Eri Perintahkan Inspektorat Usut Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai Dishub Surabaya

Wali Kota Eri Perintahkan Inspektorat Usut Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai Dishub Surabaya

SURABAYA – Spektroom : Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat Kota Surabaya mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen pegawai kontrak di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah calon tenaga kerja mengaku dimintai uang hingga total Rp80 juta agar bisa diterima bekerja. Kasus ini terungkap

Bian Pamungkas