Trending

Pro Dangdut Competition RRI 2026 Hadir di RRI Semarang

Pro Dangdut Competition RRI 2026 Hadir di RRI Semarang
Dalam dua hari mulai Selasa dan berakhir Rabu esok, RRI Semarang menggelar acara Pro Dangdut Competition RRI 2026. (Foto: Sigit/Spektroom)

Spektroom - Sebagai Radio Publik, RRI Semarang berupaya mengakomodir dan melestarikan seni budaya baik tradisi maupun modern.

Dalam dua hari mulai Selasa dan berakhir Rabu besok, RRI Semarang menggelar acara Pro Dangdut Competition RRI 2026.

Panitia Pro Dangdut Competition RRI 2026, Joko Bagus Jatmiko mengatakan, ajang ini diselenggarakan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap musik dangdut.

Selain memberi ruang bagi penyanyi muda untuk menampilkan bakat dan kreativitas, juga agar mampu berkembang dan diminati generasi muda.

Musik dangdut dinilai memiliki daya tarik kuat karena lirik dan iramanya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Salah satu peserta peserta Pro Dangdut Competition RRI 2026, Rina mengatakan musik dangdut memiliki lirik yang menyentuh dan mudah dipahami.

"Musik dangdut memiliki lirik yang menyentuh hati dan melodi yang menarik," kata Rina saat hari pertama audisi di Auditorium RRI Semarang, Selasa (27/1/2026).

Rina juga menyebut ritme dangdut yang kuat mampu membangkitkan semangat. "Saya suka karena musik dangdut membuat saya merasa hidup dan bahagia," ucapnya.

Peserta lainnya, Sukarno, menilai musik dangdut sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. "Musik dangdut adalah simbol dari kebahagiaan, keakraban, dan persatuan," katanya.

Ia menambahkan, dangdut mudah diterima oleh semua kalangan. "Lagu dangdut seringkali diputar di berbagai tempat, seperti di acara pernikahan, pesta, dan tempat umum lainnya," ungkapnya.

Berita terkait

Cak Imin Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Transformasi Kelembagaan

Cak Imin Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Transformasi Kelembagaan

Banjarbaru - Spektroom: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau kerap disapa Cak Imin, mendorong pondok pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Upaya ini dilakukan dengan mengembangkan ekosistem ekonomi yang tumbuh di lingkungan pesantren agar lebih produktif dan dapat direplikasi di masyarakat sekitar. Hal itu

Junaidi, Anggoro AP
Festival Legu Taranoate Berakhir, Gubernur Malut Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Festival Legu Taranoate Berakhir, Gubernur Malut Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Ternate-Spektroom : Festival Legu Taranoate Kesultanan Ternate tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan budaya, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap festival tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan dengan durasi lebih panjang agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan. Festival yang menghadirkan beragam atraksi seni dan

Samin Hamudu, Bian Pamungkas