Program Beasiswa Cinta Bergema 2026 Resmi Dibuka, Wujud Komitmen Bupati Jember Bangun Generasi Berpendidikan

Program Beasiswa Cinta Bergema 2026 Resmi Dibuka, Wujud Komitmen Bupati Jember Bangun Generasi Berpendidikan
Anggraeni peserta beasiswa Cinta Bergema : Beasiswa ini memberikan semangat dan harapan untuk belajar mengejar cita-cita (Foto Diskominfo Jember)

Jember–Spektroom: Pemerintah Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Cinta Bergema (Beasiswa Gerakan Membangun Masa Depan).

Program yang diinisiasi Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., ini memberikan kesempatan kepada putra-putri Jember untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terbebani keterbatasan ekonomi.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., kepada sejumlah wartawan, pada Senin (20/07/2026) menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan Kabupaten Jember. Menurutnya, tidak boleh ada anak Jember yang gagal mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan biaya.

"Cinta Bergema adalah bentuk keberpihakan Pemerintah Kabupaten Jember kepada dunia pendidikan. Kami ingin memastikan setiap anak Jember memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus rantai kemiskinan," jelasnya.

Program Cinta Bergema (Beasiswa Gerakan Membangun Masa Depan) melalui beberapa jalur penerimaan, diantaranya jalur prestasi, afirmasi ekonomi, santri, guru ngaji, perangkat desa, penyandang disabilitas, serta kategori lain yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Jember.

Kehadiran program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat sekaligus mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Di Kecamatan Sumberbaru, antusiasme masyarakat terhadap Program Cinta Bergema cukup tinggi. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa turut memberikan informasi dan pendampingan kepada calon pendaftar agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan.

Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wajdi, S.Sos., mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Jember yang memberikan perhatian besar kepada sektor pendidikan.

Menurutnya, Program Cinta Bergema menjadi harapan baru bagi keluarga di Kecamatan Sumberbaru yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap ingin melihat anak-anaknya menempuh pendidikan tinggi.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Sumberbaru yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pemerintah Kecamatan bersama pemerintah desa siap membantu memberikan informasi dan pendampingan selama proses pendaftaran.," ungkap Faridj, Senin (20/07/2026).

Salah seorang pendaftar Program Cinta Bergema, Anggreani, warga Dusun Krajan, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, mengaku bersyukur atas hadirnya program tersebut. Ia menilai beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember menjadi harapan besar bagi dirinya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi

"Saya berterima kasih kepada Bupati Gus Fawait yang telah menghadirkan Program Cinta Bergema. Beasiswa ini memberikan semangat dan harapan saya untuk belajar mengejar cita-cita meskipun kondisi ekonomi keluarga memiliki keterbatasan," ungkap Anggreani.

Melalui Program Cinta Bergema, Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menanamkan optimisme bahwa setiap anak memiliki hak sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Berita terkait

Pj Sekda Jeneponto Bersama BPJS Kes Bahas Optimalisasi Kepesertaan JKN Iuran Program KP Desa

Pj Sekda Jeneponto Bersama BPJS Kes Bahas Optimalisasi Kepesertaan JKN Iuran Program KP Desa

Jeneponto –Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat komitmen dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si, bersama BPJS Kesehatan Kabupaten Jeneponto di Ruang Rapat

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti