Promovenda: Kinerja dan Stabilitas Bank dapat Berpengaruh pada Stabilitas Sistim Keuangan Nasional
Makasar-Spektroom : Industri Perbankan memegang peran strategis sebagai lembaga intermediasi keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Kinerja dan stabilitas bank tidak hanya menentukan keberlangsungan usahanya, tetapi juga berdampak pada stabilitas sistim keuangan nasional dan kepercayaan investor di pasar modal.
Bagi bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia BEI, pemenuhan prinsip kehati- hatian (prudential banking) harus berjalan seiring dengan upaya menciptakan nilai perusahaan yang optimal bagi pemegang saham.
Hal ini diungkapkan Promovenda Jumria dalam disertasinya tentang pengaruh faktor fundamental, dan resiko bisnis terhadap struktur modal dan nilai perusahaan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek indonesia BEI, saat mengikuti gelar uji kompetensi untuk meraih Gelar Doktor Ilmu Managemen pada Program pascasajana PPs umi makasar di kampus PPs UMI, Jumat 25 September 2026.
Gelar uji kompetensi dipimpin Direktur PPs UMI Makassar Prof Dr.H.La Ode Husen SH.,M.Hum dengan penyanggah Prof Dr.H.Mahfud Nur Najamuddin SE.,MM., Dr.Hj.Nurfadilah SE.,MM.,Dr.Hj.Andi Nirwana.SE.,MM., Dr.Hj. Budiandriani SE.,MM., dan Prof Dr.H.Muhammad Ali,SE.,M.Si sebagai Penguji Eksternal serta Prof Dr.Suharni,S.Pd.,M.Kes sebagai penguji lintas disiplin ilmu.
Promovenda Jumria dalam menyelesaikan Disertasinya dibimbing Prof Dr.H.Abd Rahman Mus SE.,M.Si sebagai Promotor bersama Prof Dr.H.Baharuddin Semmaila dan Prof Dr.H.Mursalim La Ekkeng,SE.,M.Si.,Asean CPA Masing- masing sebagai Promotor 1 dan 2.
Menurut Jumria, struktur modal merupakan keputusan keuangan fundamental yang mencerminkan keseimbangan sumber pendanaan internal dan eksternal.
"Dalam Industri Perbankan, struktur modal sangat dipengaruhi oleh regulasi prudensial, terutama kecukupan modal minimum atau Capital Adequacy Ratio CAR serta indikator likuiditas dan leverage seperti loan to deposit ratio LDR dan debt to equity ratio DER," ujarnya.
Jumria menambahkan struktur modal yang optimal diharapkan mampu memopang ekspansi usaha,menyerap risiko,dan meningkatkan nilai perusahaan yang tercermin pada indikator pasar seperti Earning per share EPS,Dividend Payout Ratio DPR dan Price Earning Ratio PER.
Lebih jauh Jumria mengungkapkan bahwa keputusan struktur modal dan penciptaan nilai perusahaan perbankan dipengaruhi oleh faktor fundamental mikro- return on assets ROA, return on equity ROE dan net interest margin NIM yang mencerminkan kemampuan bank menghasilkan laba dan mengelola fungsi intermediate. Selain itu tambah Jumria, bank juga menghadapi risiko bisnis yang tercermin pada loan of deposit ratio LDR.