Promovendus Surianto : SDM Jadi Penggerak Utama Organisasi
Makassar-Spektroom : Dalam era globalisasi persaingan antar perusahaan di sektor industri dagang maupun jasa semakin kuat, menuntut perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing secara menyeluruh baik dari sisi finansial, penguasaan teknologi, pemamfaatan sumber daya alam, maupun kualitas sdm. Diantara seluruh faktor produksi tersebut SDM menempati posisi yang sangat strategis, karena sebesar apapun perusahaan baik dari segi modal, teknologi dan sistim managemen yang baik tetap berpotensi gagal manakala tidak didukung oleh sdm yang berkompeten, berintegritas dan bermotivasi tinggi.
Karena itu, pengelolaan SDM secara efektif dan efisien menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan jangka pendek maupun jangka panjang.
Hal ini di ungkapkan Surianto dalam disertasinya tentang Pengaruh kepemimpinan, kompetensi dan budaya organisasi terhadap motivasi Islam dan kinerja karyawan PT Sumber Swarna Pratama Kabupaten Morowali Utara dan PT Trio Kencana Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah ketika menjalani uji kompetensi untuk meraih gelar Doktor Ilmu Managemen, pada Program pascasarjana PPs UMI Makassar di kampus PPs UMI, Kamis (9 April 2026).
Uji kompetensi dipimpin Direktur PPs umi makassar Prof Dr.H.La Ode Husen SH.MHum dengan penyanggah Dr.Hamzah Ahmad SE.,MSA.Ak,CA,.Prof Dr.H.Baso Amang SE, MSi., Prof Dr.H.Mursalim La Ekkeng.,Dr.H.Hasibuddin Mahmud SS.MM dan Dr.Bahtiar SE.MM. Sementara bertindak sebagai Co Promotor 2 Dr.Junaiddin Zakaria SE.MS.i .Co Promotor 1 Prof Dr.H.Abd Rahman Mus SE.MSi dan Promotor Prof Dr.H.Mansyur Ramly SE.MSi.
Menurut Promovendus Surianto, berbagai kajian menunjukkan perusahaan yang mampu bertahan dan berkembang ditengah persaingan global adalah perusahaan yang memiliki SDM handal dan berkinerja tinggi. SDM yang potensial manakala dikelola dengan baik, akan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. Dalam konteks ini jelas Surianto faktor manusia bukan sekedar pelaksana pekerjaan namun menjadi penggerak utama organisasi.
Dalam kontek Indonesia, karakteristik sosial dan religius masyarakat menjadi faktor utama dalam pengelolaan sdm dimana berdasarkan data sensus penduduk sekitar 87 persen penduduk Indonesia beragama Islam, dimana kondisi ini menjadikan nilai- nilai Islam memiliki pengaruh signifikan terhadap pola pikir, sikap dan prilaku masyarakat termasuk dunia kerja. Islam tidak hanya dipahami sebagai sistim keyakinan namun juga sebagai pedoman hidup yang mengatur berbagai aspek kehidupan, termasuk etika kerja, kepemimpinan dan managemen SDM.