Trending

PSSI Tunda Kongres di 17 Provinsi, Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh: Demi Penyelarasan Jadwal Kongres Nasional.

PSSI Tunda Kongres di 17 Provinsi, Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh: Demi Penyelarasan Jadwal Kongres Nasional.
Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh ( tengah) Sekum Joko Tetuko ( kanan) dan Komisi Pemilihan H. Makin. (Kiri ) Foto / Agus

Spektroom – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, menegaskan bahwa keputusan PSSI Pusat menunda pelaksanaan Kongres di sejumlah Daerah merupakan bagian dari Dinamika Organisasi yang harus dihormati.

Penundaan itu disebutkan menyasar sekitar 16 hingga 17 Provinsi yang masa kepengurusannya telah habis atau sedang menjalankan tahapan Kongres.

Riyadh menjelaskan, penundaan dilakukan karena PSSI ingin menyeragamkan jadwal Kongres di seluruh Indonesia, sekaligus menyesuaikan dengan Provinsi yang juga masuk masa pergantian, seperti Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

“PSSI berpendapat pentingnya menunda Kongres untuk menyeragamkan seluruh Indonesia. Karena ada daerah yang masa jabatannya berakhir 2025 dan ada yang 2026,” ujarnya, di. Kantor PSSI Jatim, Kamis ( 11/12/2025 ).

Menurut Riyadh, keputusan itu juga berkaitan dengan revisi kebijakan nasional di bidang sepak bola yang saat ini sedang digarap pemerintah.

Beberapa poin penting yang tengah disinkronkan antara lain:

Sinkronisasi dan Revisi Desain Besar Sepak Bola Nasional

Pemanfaatan aset Daerah, terutama Stadion , menyusul pertemuan PSSI dengan Menteri Dalam Negeri

Sosialisasi statuta baru hingga level Askab dan Askot. “Ada Statuta yang perlu disosialisasikan lebih dalam. Karena menyangkut Askab dan Askot, termasuk mekanisme penunjukan,” jelasnya.

Mayoritas Exco Setuju Penundaan

Riyadh, yang juga anggota Exco PSSI, mengaku mengikuti pembahasan internal bersama Ketua Umum PSSI pada malam sebelumnya. Mayoritas Exco disebut sepakat penundaan perlu dilakukan.

“Dinamika organisasi itu biasa. Tidak semuanya setuju, tapi mayoritas setuju. Prinsipnya untuk kebaikan organisasi supaya lebih profesional dan searah dengan konsep seperti pilkada serentak,” katanya.

Jatim Ikuti Tahapan Baru

Menyoal situasi di Jawa Timur, Riyadh menyebut Asprov Jatim mengikuti sepenuhnya surat instruksi dari PSSI yang menunda seluruh tahapan kongres.

Jika masa jabatan Asprov habis, maka PSSI Pusat akan menunjuk Pelaksana Tugas (PLT).

“Nanti PSSI yang menunjuk PLT. Bisa saja dari ketua Asprov lama, bisa juga dari PSSI langsung. Kita ikuti saja karena sudah ada SK-nya,” ujarnya.Kamis , 11/12/ 2025.

Banjir Bukan Penyebab Penundaan

Riyadh juga meluruskan informasi yang menyebut penundaan terjadi karena faktor banjir di beberapa Daerah.

“Saya lihat ada berita katanya karena banjir. Tapi Jawa Timur banjir apa tidak, toh tetap ditunda. Karena suratnya memang berlaku nasional dan poin-poinnya berlaku untuk semua,” tegasnya.

Penundaan Hanya Beberapa Bulan

Riyadh memastikan bahwa penundaan bukan berarti masalah besar dan tidak akan berlangsung lama.

“Kalau demi kebaikan organisasi, saya pikir tidak apa-apa. Toh penundaan hanya beberapa bulan,” tutupnya. ( Agus Suyono)

Berita terkait

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas dan Pengendalian Banjir di Banten

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas dan Pengendalian Banjir di Banten

Tangerang –Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo berkomitmen mendukung Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas, mendukung potensi ekonomi daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut mencakup penanganan jalan dan jembatan, infrastruktur sumber daya air, pengendalian banjir, irigasi, hingga pembangunan fasilitas pendidikan melalui program

Nurana Diah Dhayanti
612 Siswa HIGLOB Bersiap Meniti Karier Internasional Melalui Program Pemagangan di Jepang

612 Siswa HIGLOB Bersiap Meniti Karier Internasional Melalui Program Pemagangan di Jepang

Sleman-Spektroom : Sebanyak 612 siswa HIGLOB bersiap memulai pengalaman kerja di Jepang melalui program pemagangan luar negeri. Mereka diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di negara maju, tetapi juga membawa pulang keterampilan, kedisiplinan, dan etos kerja yang dapat menjadi bekal membangun masa depan. Pelepasan peserta berlangsung di Ballroom SO HIGLOB

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Parade Juang Surabaya Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini, Perangi Kemiskinan dan Anak Putus Sekolah

Parade Juang Surabaya Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini, Perangi Kemiskinan dan Anak Putus Sekolah

Surabaya-Spektroom : Semangat kepahlawanan tidak hanya hidup dalam cerita perjuangan masa lalu. Di tengah tantangan kehidupan saat ini, warga Surabaya diajak mengambil peran menjadi pahlawan dengan membantu sesama, peduli terhadap lingkungan, serta ikut mengatasi kemiskinan dan anak putus sekolah. Pesan itu mengemuka dalam pertunjukan teatrikal kolosal bertajuk “Suroboyo Wani” yang

Bian Pamungkas