PT Borneo Indobara dan Rumah Zakat Luncurkan “Desa Ceria Cegah Stunting” di Sebamban Baru

PT Borneo Indobara dan Rumah Zakat Luncurkan “Desa Ceria Cegah Stunting” di Sebamban Baru
Kegiatan cegah stunting PT Borneo Indobara dengan Rumah Zakat Kalsel

Junaidi, Agung Yunianto

Kegiatan cegah stunting PT Borneo Indobara dengan Rumah Zakat Kalsel

Spektroom — Suasana penuh semangat mewarnai peluncuran Program Desa Ceria Cegah Stunting yang digelar PT Borneo Indobara (BIB) bekerja sama dengan Rumah Zakat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam upaya bersama menekan angka stunting dan menciptakan generasi Tanah Bumbu yang lebih sehat dan berdaya.

Program ini merupakan bentuk kepedulian PT BIB terhadap isu stunting yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah. Melalui kolaborasi dengan Rumah Zakat, perusahaan berharap dapat memberikan dukungan nyata untuk meningkatkan akses layanan kesehatan serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita.

Perwakilan PT BIB dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan lebih banyak senyum ceria di desa-desa, terutama bagi para ibu dan anak. Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi wujud kepedulian agar anak-anak Tanah Bumbu dapat tumbuh optimal dan meraih masa depan gemilang. Bersama, kita wujudkan Tanah Bumbu bebas stunting,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan sarat manfaat, meliputi:

  1. Peresmian Program Desa Ceria Cegah Stunting
  2. Penyerahan alat kesehatan dan fasilitas dapur gizi kepada Desa binaan
  3. Pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil
  4. Pemeriksaan tumbuh kembang balita serta edukasi bagi orang tua

Penyerahan alat kesehatan dan dapur gizi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini, mengingat fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak. Program ini juga dirancang berkelanjutan melalui edukasi gizi, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan rutin tumbuh kembang balita.

PT Borneo Indobara menegaskan bahwa upaya menurunkan angka stunting membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Oleh karena itu, perusahaan mengajak pemerintah desa, kader posyandu, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, ramah anak, dan penuh keceriaan.

Dengan peluncuran Desa Ceria Cegah Stunting, PT Borneo Indobara optimistis langkah kolaboratif ini akan membawa perubahan positif dan berkontribusi pada terwujudnya generasi muda Tanah Bumbu yang unggul, sehat, dan bahagia.*

Berita terkait

Babinsa Kodim 1425 Jeneponto Turun ke SPBU Pantau Pergerakan Distribusi BBM

Babinsa Kodim 1425 Jeneponto Turun ke SPBU Pantau Pergerakan Distribusi BBM

Jeneponto - Spektroom : Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kabupaten Jeneponto mendapat perhatian jajaran Kodim 1425/Jeneponto. Babinsa bersama instansi terkait turun langsung melakukan pemantauan dan pengamanan di titik-titik SPBU, Rabu (16/9/2026), dengan melihat secara langsung dinamika pelayanan serta aktivitas masyarakat yang datang menggunakan kendaraan.

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Ketika AI Ikut Mengambil Keputusan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Ketika AI Ikut Mengambil Keputusan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Purwokerto-Spektroom : Ketika kecerdasan buatan (AI) mulai digunakan untuk membantu pelayanan publik, membuat analisis hingga mendukung pengambilan keputusan, muncul satu pertanyaan penting: siapa yang bertanggung jawab jika keputusan yang dihasilkan teknologi justru merugikan masyarakat?. Pertanyaan itu menjadi bagian dari diskusi The 4th International Conference on Law, Governance, and Social Justice (ICoLGAS)

Bian Pamungkas
ссс