Trending

Puluhan Penonton Terluka Akibat Panggung Ambruk di Kejurnas Speedtest GOR Satria Purwokerto

Puluhan Penonton Terluka Akibat Panggung Ambruk di Kejurnas Speedtest GOR Satria Purwokerto

Purwokerto – Spektroom
Seluruh korban ambruknya panggung kehormatan pada ajang Kejuaraan Nasional Speedtest di GOR Satria Purwokerto berhasil dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Banyumas, Minggu (26/7).

Hingga pukul 16.00 WIB, proses evakuasi telah selesai dilakukan dengan melibatkan puluhan ambulans dari berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan.

Data sementara menyebutkan sekitar 33 orang mengalami luka ringan, sementara sekitar 10 korban lainnya mengalami luka berat. Sebagian besar korban luka berat dilaporkan mengalami patah tulang dan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa terjadi sesaat setelah seremoni pembukaan usai. Ketika jajaran Forkopimda meninggalkan lokasi, sejumlah penonton yang berada di panggung kehormatan bersorak dan melompat-lompat hingga tiba-tiba terdengar suara retakan sebelum konstruksi panggung ambruk.

Purnama, warga Kelurahan Kranji, Purwokerto Timur, mengaku berada tepat di samping panggung saat kejadian.

0:00
/0:44

Puluhan ambulance dengan tenaga medisnya segera berdatangan mengevakuasi korban. (Vidio : Bian Pamungkas).

"Penonton bersorak sambil loncat-loncat. Tidak lama kemudian terdengar bunyi 'klethok... klethok...' dari arah panggung, lalu panggung langsung ambruk. Saya spontan melompat ke kiri dan sempat terjatuh, untung bisa menyelamatkan diri," ujarnya.

Korban lainnya, Fatah, warga Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, mengatakan dirinya berada di deretan kursi paling belakang di bagian atas panggung. Ia mengaku sempat merasa konstruksi panggung tidak kokoh.

"Saat hendak turun, panggung sudah ambruk dan kaki kiri saya tidak bisa digerakkan," katanya sebelum dibawa ke RS Orthopaedi Purwokerto.

Menyusul kejadian tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono langsung memerintahkan seluruh rumah sakit dan ambulans swasta di Banyumas untuk bergerak menuju GOR Satria guna mempercepat penanganan para korban.

Sadewo menyatakan insiden tersebut merupakan musibah yang tidak diharapkan semua pihak. Menurutnya, pemerintah daerah bersama kepolisian, panitia penyelenggara, dan vendor kini tengah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya panggung.

"Pemerintah Kabupaten Banyumas akan ikut bertanggung jawab dalam penanganan korban, meskipun posisi pemerintah daerah hanya sebagai penyedia tempat. Yang paling utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan medis terbaik," kata Sadewo.

Ia juga memastikan akan dibentuk pusat informasi (command center) agar informasi mengenai perkembangan penanganan korban dapat disampaikan secara terpusat dan tidak menimbulkan simpang siur di masyarakat.

Sementara itu, seluruh kegiatan serupa untuk sementara dihentikan hingga hasil penyelidikan kepolisian selesai.

Usai proses evakuasi, aparat Kepolisian memasang garis polisi (police line) di lokasi ambruknya panggung guna mengamankan tempat kejadian perkara dan memudahkan proses olah TKP.

Polisi juga memanggil panitia penyelenggara dan vendor untuk dimintai keterangan terkait kapasitas panggung, jumlah penonton yang berada di atasnya, serta dugaan penyebab runtuhnya konstruksi tersebut. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung.

Berita terkait

Santriwati Bengkalis Raih Juara 2 Santrivision Nasional 2026 Lewat Inovasi Pesantren Zero-Abuse

Santriwati Bengkalis Raih Juara 2 Santrivision Nasional 2026 Lewat Inovasi Pesantren Zero-Abuse

Bengkalis-Spektroom: Generasi muda asal Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tiga santriwati Pondok Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Nawawi Djamil Duri, Kabupaten Bengkalis, sukses meraih Juara 2 Lomba Santrivision 2026 Tingkat Nasional. Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta,

Salman Nurmin, Heriyoko
Miss Universe Singapore 2026 Ajak Anak-anak Rumah Yatim Kaliurang Berani Bermimpi dan Percaya Diri

Miss Universe Singapore 2026 Ajak Anak-anak Rumah Yatim Kaliurang Berani Bermimpi dan Percaya Diri

Sleman-Spektroom : Gelar Miss Universe tidak hanya menjadi kebanggaan di panggung kecantikan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi inspirasi dan kepedulian. Hal itu ditunjukkan Miss Universe Singapore 2026, Vion Tan, saat mengunjungi Rumah Yatim Kaliurang, Kabupaten Sleman, Sabtu (31/10/2026). Dalam kunjungan sosial tersebut, Vion mengajak anak-anak penghuni

Fatmawaty, Bian Pamungkas