Puluhan UMKM Jember Tembus Pasar 32 Provinsi di Ajang PEKSIMINAS XVIII

Puluhan UMKM Jember Tembus Pasar 32 Provinsi di Ajang PEKSIMINAS XVIII
Peserta PEKSIMINAS menikmati kuliner khas Jember. (foto: humas unej)

Jember-Spektroom : Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII yang digelar Universitas Jember (UNEJ) menjadi ajang yang sangat strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Kabupaten Jember kepada ribuan mahasiswa dan delegasi dari berbagai daerah.

Sedikitnya 24 tenant hadir dalam Pasar PEKSIMINAS, terdiri atas empat unit usaha internal Universitas Jember dan 20 pelaku UMKM unggulan Kabupaten Jember. Pasar tersebut menjadi salah satu ruang interaksi peserta sekaligus etalase produk lokal selama pelaksanaan PEKSIMINAS XVIII di Universitas Jember.

Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Timur, Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H., mengatakan Pasar PEKSIMINAS sengaja dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi peserta sekaligus membuka ruang promosi bagi produk lokal Jember.

“Pasar ini kami hadirkan untuk mempermudah peserta mendapatkan makanan, minuman, dan berbagai kebutuhan selama mengikuti kegiatan tanpa harus keluar dari kawasan kampus. Di sisi lain, kami ingin peserta dari 32 provinsi ini mengenal produk-produk unggulan Jember,” ujar Fendi Setiawan yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNEJ ini, Rabu (9/9/2026).

Puluhan tenant berdiri untuk melayani produk unggulan sebagai souvenir peserta PEKSIMINAS

Menurutnya, keberadaan Pasar PEKSIMINAS diharapkan tidak berhenti pada transaksi selama kegiatan berlangsung. Interaksi antara pelaku UMKM dengan peserta dari berbagai daerah dapat menjadi pintu masuk bagi produk Jember untuk dikenal lebih luas.

“Kami berharap peserta tidak hanya membawa pengalaman mengikuti PEKSIMINAS, tetapi juga membawa cerita tentang Jember, termasuk produk-produk lokalnya. Mudah-mudahan setelah kembali ke daerah masing-masing, mereka tetap mengingat dan bahkan mencari produk Jember yang mereka temui di sini,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Jember Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., mengatakan penyelenggaraan PEKSIMINAS XVIII memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar kegiatan seni mahasiswa. Kehadiran delegasi dari berbagai provinsi turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Jember.

“Bisa kita lihat, hotel-hotel di Jember penuh, pedagang di sekitar UNEJ akan berdampak juga, yang sudah barang tentu akan meningkatkan PAD Kabupaten Jember. Ini wujud kontribusi kami ke Kabupaten Jember,” katanya seusai pembukaan PEKSIMINAS XVIII Selasa malam, (08/09/2026) di Auditorium UNEJ.

Peserta PEKSIMINAS sedang bersantai di lokasi pasar UMKM di Universitas Jember saat jam luang.

Dia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional di UNEJ merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah. Kampus tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga dapat menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ketika ribuan mahasiswa dan pendamping datang ke Jember, tentu ada pergerakan ekonomi yang mengikuti. Mereka membutuhkan tempat menginap, makanan, transportasi, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Karena itu, kami berharap momentum PEKSIMINAS ini memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Jember,” ujarnya.

Ia juga berharap produk-produk UMKM yang tampil dalam Pasar PEKSIMINAS mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jejaring pasar.

“Jangan sampai kegiatan ini hanya selesai ketika PEKSIMINAS berakhir. Kami berharap ada keberlanjutan, ada jejaring baru, dan produk Jember semakin dikenal di luar daerah,” tambahnya.

Dr. Bambang Aris Kartika, S.S., M.A., Kepala UPA Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember, kala memamerkan produk UNEJ

Apresiasi juga disampaikan Dr. Bambang Aris Kartika, S.S., M.A., Kepala UPA Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember. Menurutnya, Pasar PEKSIMINAS merupakan ruang strategis untuk mempertemukan potensi lokal dengan masyarakat dari berbagai daerah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena UMKM Jember mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada peserta dari seluruh Indonesia. Ini kesempatan yang sangat baik untuk memperluas pengenalan dan pasar produk lokal,” katanya.

Dirinya berharap momentum tersebut dapat mendorong pelaku UMKM untuk semakin memperkuat kualitas produk, kemasan, serta strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (Sumber: humas unej)

Berita terkait

Bupati Pasaman Barat Yulianto Tinjau Lahan Sekolah Rakyat

Bupati Pasaman Barat Yulianto Tinjau Lahan Sekolah Rakyat

Pasaman Barat-Spektroom : Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto meninjau kesiapan lahan pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus rencana pembangunan jembatan penghubung Kampung Cubadak-Kampung Sipirok, Senin (14/9/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi serta mematangkan perencanaan teknis kedua program pembangunan tersebut. Bupati Yulianto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Rafles
Galian C Poka Disorot, Bodewin: Jangan Tunggu Lingkungan Rusak Baru Bertindak

Galian C Poka Disorot, Bodewin: Jangan Tunggu Lingkungan Rusak Baru Bertindak

Ambon-Spektroom : Aktivitas Galian C di Desa Poka, Kota Ambon, mendapat perhatian serius dari Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. Ia meminta DPRD dan Pemerintah Kota Ambon tidak sekadar membicarakan persoalan tersebut, tetapi segera memastikan dampaknya terhadap lingkungan melalui kajian teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. Bodewin menyampaikan hal itu usai Rapat Paripurna ke-5

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru