Banjir Bandang, Ratusan Warga Pasar Lalang Padang Dievakuasi

Banjir

Banjir Bandang, Ratusan Warga Pasar Lalang Padang Dievakuasi
Rumah warga di Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang diterjang banjir, Jumat (2/1/2026) (Foto: dok.Melati)

Spektroom - Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang, sejak Kamis (01/01/2026) menyebabkan Sungai Malasuang di kawasan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang meluap. Luapan air masuk ke permukiman warga dan memicu banjir bandang. Sejumlah penduduk meninggalkan rumah, mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor SAR Padang, Hendri mengatakan kantor SAR Padang menyiagakan 6 personel di lokasi kejadian. Tim penyelamat, fokus proses evakuasi warga terdampak guna memastikan keselamatan masyarakat di tengah arus yang cukup deras.

“Operasi penyelamatan memanfaatkan 1 unit truk LCR serta perlengkapan evakuasi air untuk menjangkau area yang sulit dilalui kendaraan biasa,” ungkap Hendri, Jumat (02/91/2026).

Petugas di lapangan melakukan penyisiran secara bertahap mengingat aliran air yang relatif cepat dan merendam sebagian besar wilayah.

Melati (21) salah seorang warga Pasar Lalang mengaku histeris ketika tiba-tiba melihat air dengan derasnya masuk ke dalam rumah. Ia menjelaskan, Sambil teriak-teriak minta tolong, dirinya dan keluarga hanya bisa keluar dari rumah dan tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

0:00
/0:13

Banjir bandang melanda Pasar Lalang, Kuranji. Padang. (Video: Melati/warga)

"Rumah kami habis diporak-porandakan banjir, tidak ada lagi barang kami, semua barang dagangan kami pun habis disapu banjir," ungkap Melati ketika dihubungi melalui ponsel.

Menurut Melati, saat ini dirinya dan 6 anggota keluarganya mengungsi di rumah warga lain yang tidak terdampak banjir. Selain rumahnya sekitar 15 rumah warga yang berada di kawasan tersebut juga terdampak banjir.

"Dari 15 rumah itu, sedikitnya 100 orang mengungsi, dan rata-rata mereka tinggal di rumah saudara mereka yang berada di lokasi lain yang tidak terdampak banjir," jelas melati.

Melati berharap respon pemerintah agar segera tanggap dengan kondisi warga yang rumahnya terdampak banjir.

"Kami meminta kepada pemerintah agar segera mengirimkan alat berat supaya sungainya bisa langsung dikeruk," harapnya.

Berita terkait

Pasca Penertiban Bangunan Liar, Pemko Pekanbaru akan Bangun Ruang Publik Baru 8 Hektare

Pasca Penertiban Bangunan Liar, Pemko Pekanbaru akan Bangun Ruang Publik Baru 8 Hektare

Pekanbaru-Spektroom : Kawasan di ujung Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, yang selama ini dipenuhi bangunan liar dan pagar beton ilegal mulai ditertibkan pemerintah kota. Lahan seluas sekitar delapan hektare itu nantinya direncanakan menjadi ruang terbuka publik sekaligus kawasan hijau bagi masyarakat. Penertiban dilakukan tim gabungan dari Satpol PP

Salman Nurmin, Rafles
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Sukses Lakukan Operasi Bypass Jantung Masih Berdetak

RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Sukses Lakukan Operasi Bypass Jantung Masih Berdetak

Pekanbaru-Spektroom : Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau kembali mencatat perkembangan layanan kesehatan dengan keberhasilan melakukan operasi bypass jantung menggunakan teknik off pump atau tanpa mesin pengganti kerja jantung dan paru-paru. Operasi tersebut dilakukan tim dokter spesialis Bedah Thoraks Kardiovaskular RSUD Arifin Achmad yang dipimpin Hariadi Hatta bersama

Salman Nurmin, Rafles