Rakerda Al-Hidayah Maluku Fokus Perkuat Kader, Bidik Indonesia Emas 2045
Ambon-Spektroom : Penguatan kader dan penyatuan arah program menjadi fokus Pengajian Al-Hidayah Provinsi Maluku dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Organisasi ini menargetkan program kerja yang lebih terarah agar mampu menjawab kebutuhan perempuan dan keluarga sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengajian Al-Hidayah Provinsi Maluku yang dihadiri pengurus dari seluruh kabupaten dan kota se-Maluku di Grand Avira, Senin (26/10/2026).
Dewan Pembina DPD Pengajian Al-Hidayah, Anna Latuconsina, mengatakan Rakerda menjadi momentum penting untuk menyatukan arah kebijakan dan merumuskan program kerja dua tahun ke depan.
Menurut Anna, keberhasilan program organisasi tidak cukup hanya ditentukan oleh perencanaan. Kesiapan dan kemampuan kader hingga tingkat paling bawah juga menjadi faktor penting agar setiap program dapat berjalan efektif.
“Kapasitas kader sangat penting dipersiapkan dengan matang agar setiap program yang telah dirancang dapat dijalankan secara maksimal hingga ke tingkat terbawah,” ujar Anna. Perempuan dan Keluarga Jadi Kekuatan Pembangunan.
Mengusung tema Konsolidasi Program dan Kader, Rakerda ini juga diarahkan untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Anna menilai, perhatian pemerintah terhadap penguatan ketahanan perempuan dan keluarga perlu dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi. Pengajian Al-Hidayah diharapkan tidak hanya menjalankan program internal, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.
“Kita berada di momentum yang sangat tepat. Melalui ketahanan perempuan dan keluarga, Al-Hidayah dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun masyarakat Maluku yang lebih sejahtera,” katanya.
Rakerda tersebut direncanakan menghasilkan peta jalan program terpadu untuk dua tahun mendatang. Fokusnya meliputi penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi kader, serta penyelarasan program organisasi dengan prioritas pembangunan daerah.
Melalui konsolidasi ini, Al-Hidayah diharapkan mampu memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam membangun ketahanan perempuan dan keluarga sebagai bagian penting dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.(EM)