Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan Diserahkan Gubernur kepada DPRD Kepri

Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan Diserahkan Gubernur kepada DPRD Kepri
Gubernur Kepri Ansar Ahmad ramah tamah dengan anggota Dewa Kepri(Foto Dikominfo).

Tanjungpinang-Spektroom : Gubernur Kepulauan Riau(Kepri), H. Ansar Ahmad, menyampaikan pidato pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Rapat paripurna DPRD Kepri yang digelar Senin (27/7/2026)di Ruang Rapat Sidang Utama DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari.

Ranperda tersebut diserahkan kepada Dewan untuk dapat ditindak lanjuti untuk di bahas oleh Dewan sesuai dengan mekanisme yang berlaku sehingga menjadi landasan hukum dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga kesehatan masyarakat, serta mendukung pembangunan sektor peternakan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kepri.

Gubernur Ansar menegaskan sektor peternakan dan kesehatan hewan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan perekonomian daerah, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat tata kelola penyelenggaraan peternakan di Provinsi Kepulauan Riau.

Dijelaskannya, sebagai daerah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kepulauan Riau memiliki mobilitas lalu lintas hewan dan produk hewan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain juga meningkatkan potensi masuk dan menyebarnya penyakit hewan menular serta penyakit zoonosis yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Mobilitas lalu lintas hewan dan produk hewan yang tinggi harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang baik agar keamanan pangan asal hewan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh perlindungan yang optimal,” ujar Ansar.

Tingginya ketergantungan Kepulauan Riau terhadap pasokan ternak dan produk hewan dari luar daerah juga menjadi alasan penting perlunya penguatan sistem pengawasan, pelayanan kesehatan hewan, serta koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mencegah penyebaran penyakit.

Menurut Ansar, penyusunan Ranperda ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap perkembangan regulasi nasional di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Penyerahan Ranperda oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad kepada Pimpinan Dewan di oleh Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalarsari(Foto:Dikominfo)

“Peraturan daerah ini diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan peternakan yang modern, meningkatkan pelayanan kesehatan hewan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Lebih lanjut, Ansar menegaskan bahwa penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus menjamin kesehatan hewan, keamanan pangan, kesejahteraan hewan, kelestarian lingkungan, serta kesehatan masyarakat melalui pendekatan One Health (Satu Kesehatan) yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Berita terkait

Semangat Kemerdekaan Mengantar Fatih ke Podium, Murid MI Amanah Palangka Raya Jadi Runner-Up Turnamen Nasional Series

Semangat Kemerdekaan Mengantar Fatih ke Podium, Murid MI Amanah Palangka Raya Jadi Runner-Up Turnamen Nasional Series

Palangka Raya –Spektroom: Semangat kemerdekaan terasa berbeda bagi Muhammad Fatih Ramadhan. Di tengah suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, murid kelas IV Madrasah Ibtidaiyah (MI) Amanah Palangka Raya itu justru mengukir cerita dari lapangan hijau. Fatih berhasil membawa timnya meraih Juara 2 (Runner-Up) dalam Turnamen Ramdani Lestaluhu Goes To

Polin, Bian Pamungkas
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-81 di Bukittinggi Berlangsung Khidmat

Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-81 di Bukittinggi Berlangsung Khidmat

Bukittinggi - Spektroom : 54 Anggota Tim Putih Paskibraka Bukittinggi sukses turunkan Bendera Sang Pusaka Merah Putih. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias bertindak sebagai inspektur upacara pada penurunan bendera di Lapangan Wirabraja, Senin, 17 Agustus 2026 sore. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan

Wiza Andrita, Bian Pamungkas