Trending

‎Ratusan Kenshi Kabupaten Kota Mengikuti Gasprov II Perkemi Sumbar Tahun 2026

‎Ratusan Kenshi Kabupaten Kota Mengikuti Gasprov II Perkemi Sumbar Tahun 2026
Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Padang usai pemusatan latihan di gedung beladiri GOR Haji Agus Salim Padang (Foto: Diah Utami/Spektroom)

Padang-Spektroom : Sebanyak 194 Kenshi yang berasal dari Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat mengikuti Gashuku Provinsi (Gasprov) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sumatera Barat ke 2 tahun 2026, di gedung beladiri, GOR Haji Agus Salim Padang, Sabtu (6/6/2026). ‎ ‎

Wakil Ketua Umum 1 Pengurus Provinsi Perkemi Sumatera Barat (Pengprov Perkemi Sumbar) Indra Jaya mengatakan, Gasprov dan UKT Shorinji Kempo merupakan bagian dari program kerja Perkemi Sumbar dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas anggota, evaluasi teknik, serta penguatan konsolidasi organisasi antar-pengurus daerah. ‎ ‎

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyeragaman teknik bagi para Kenshi serta mempersiapkan atlet-atlet potensial menghadapi kejuaraan tingkat Regional maupun Nasional. ‎ ‎

"Sebelumnya kami telah mengimbau Pengurus Perkemi Kabupaten Kota untuk mempersiapkan anggota yang ada di daerahnya masing-masing, baik secara tehnik maupun administrasi keanggotaannya," jelasnya. ‎ ‎

Lebih jauh Indra Jaya menjelaskan, fokus utama dari kegiatan Gasprov dan UKT Shorinji Kempo adalah peningkatan mutu, dengan menstandardisasi teknik gerakan seluruh anggota. Kenaikan Tingkat juga bertujuan untuk menguji kelayakan Kenshi untuk menuju sabuk berikutnya. ‎ ‎

Disamping itu, lanjut Indra Jaya kegiatan tersebut juga sebagai upaya kaderisasi atlet, menjaring bakat muda untuk regenerasi prestasi Sumbar. Gasprov dan UKT juga sebagai penguatan mental, menanamkan falsafah kempo, "kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman". ‎ ‎

Gasprov dan UKT Shorinji Kempo Sumbar ke 2 tahun 2026 tersebut sedianya dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu tanggal 6-7 Juni dan diikuti oleh 9 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat.

Kabupaten dan Kota tersebut yakni, Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, dan Kota Padang Panjang.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP