Ratusan Mahasiswa Yang Tergabung Dalam Amarah Masyarakat Jember (AMJ) Unjuk Rasa di Mapolres

Ratusan Mahasiswa Yang Tergabung Dalam Amarah Masyarakat Jember (AMJ) Unjuk Rasa di Mapolres
Foto Budi Spektroom

Spektroom - Ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Amarah Masyarakat Jember (AMJ) turun ke jalan menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa pada Sabtu siang (30/08/2025).

Ratusan mahasiswa orasi di simpang empat depan gedung DPRD Jember mendesak pembebasan massa aksi yang ditahan di sejumlah daerah setelah melakukan aksi unjuk rasa.

"Kami masyarakat sipil Kabupaten Jember turut berduka cita dan berbela sungkawa atas meninggalnya driver ojek online Affan Kurniawan yang merupakan warga biasa yang sedang memperjuangkan haknya,"ungkap Koordinator lapangan Abdul Aziz Al Fazri di bundaran DPRD Jember.

Foto Budi Spektroom

Menurutnya AMJ turun jalan sebagai aksi solidaritas untuk negeri yang sedang berduka, belasungkawadan jutaan doa terpanjat dari hati masyarakat yang tertindas dan dilindas.

"Kekacauan itu lahir dari para penguasa dan aparat yang tidak mengindahkan hasil-hasil pajak dari keringat rakyatnya," jelasnya.

Foto Budi Spektroom

Untuk itu, lanjut Azis, kami mendesak aparat kepolisian membebaskan seluruh massa aksi yang ditahan di sejumlah daerah karena banyak pengunjuk rasa yang menjadi korban kekerasan aparat.

"Kami juga mendesak untuk segera diusut tuntas dan mengadili seluruh aparat yang menyebabkan driver ojol Affan Kurniawan meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis Brimob," katanya.

Sekitar satu jam menggelar aksi di bundaran DPRD Jember, jam 12.00 WIB massa long march menuju Mapolres Jember.

Foto Budi Spektroom

Jam 12.30 WIB ratusan mahasiswa tiba di depan Mapolres Jember. Dihadapan polisi yang menjaga aksi, korlap Abdul Aziz Al Fajri mengatakan pemerintah perlu melakukan evaluasi institusi Polri secara menyeluruh dan meminta Kapolri untuk mundur dari jabatannya karena dinilai telah gagal mengubah wajah represif kepolisian.

"Presiden dan DPR harus segera mengevaluasi segala kebijakan yang tidak berpihak kepada kesejahteraan rakyat," ungkapnya.

Saat akan long march menuju Mapolres Jember di bundaran DPRD Jember, massa membakar ban bekas sebagai bentuk protes terhadap tindakan represif aparat kepolisian terhadap pengunjuk rasa di Jakarta.

Selain membakar ban bekas, sebagian mahasiswa menaburkan bunga sebagai ungkapan belasungkawa terhadap rekan pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis Brimob saat berunjuk rasa di DPR RI. (Budi S)

Berita terkait

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menerima massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat di depan Kantor Gubernur Maluku, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi yang mencakup isu-isu nasional maupun persoalan kedaerahan yang menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah Provinsi

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Infrastruktur Daerah

Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Infrastruktur Daerah

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku secara resmi melantik dua pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Maluku, Rabu (17/6/2026). Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, para

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru