Ratusan Pelajar Banyumas Ramaikan POPDA Panahan, Jadi Ajang Seleksi ke Tingkat Provinsi
Banyumas – Spektroom: Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Banyumas menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) cabang olahraga panahan, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini digelar di Lapangan Panahan Komplek GOR Satria Purwokerto dan menjadi salah satu ajang penting dalam pembinaan atlet muda.
Popda Panahan diikuti Peserta berasal dari tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat. Tercatat sebanyak 129 pelajar mengikuti kompetisi ini, terdiri dari 46 peserta tingkat SD, 56 peserta SMP, dan 27 peserta SMA.
Mereka bersaing dalam berbagai divisi yang dipertandingkan, yakni Standar Nasional, Recurve, dan Barebow.
Ketua Pelaksana POPDA Panahan Kabupaten Banyumas, Yoga Prasetya Giri Saputra, menjelaskan bahwa ajang ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi tahap awal seleksi menuju POPDA tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“POPDA tahun ini merupakan ajang kualifikasi. Para pemenang nantinya akan mengikuti seleksi ulang melalui Kejuaraan Kabupaten sebelum melangkah ke tingkat provinsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemenang di tingkat kabupaten tidak otomatis melaju ke POPDA provinsi. Hal ini dikarenakan faktor jenjang pendidikan yang terus berubah, terutama bagi peserta di kelas akhir seperti kelas 6 SD, 9 SMP, dan 12 SMA yang pada tahun berikutnya sudah naik tingkat.
Selain itu, jeda waktu yang berdekatan antara Kejurkab dan POPDA provinsi juga menjadi pertimbangan untuk memastikan kondisi fisik dan performa atlet tetap optimal saat bertanding.
Melalui penyelenggaraan POPDA ini, diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet panahan berbakat yang dapat mengharumkan nama Banyumas di level yang lebih tinggi.
Yoga menegaskan, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Banyumas berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan olahraga panahan di daerah, sekaligus mencetak generasi atlet berprestasi.
“Harapannya dari ajang ini muncul bibit-bibit unggul yang bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya.