Rayakan Hari Perawat Sedunia,Mahasiswa Profesi Nerz Unimerz Makassar gelar bakti sosial di RSUP Tajuddin Chalid.
Makassar- Spektroom : Suasana Lapangan RSUP Dr. Tadjuddin Chalid (RSTC) tampak semarak pada Kamis pagi, (14 /5/2026).
Puluhan warga Kampung Cedde antusias mengikuti kegiatan bakti sosial yang digelar Mahasiswa Profesi Ners Angkatan XVI Gelombang 1 Kelas RSTC Universitas Megarezky (Unimerz) dalam rangka memperingati Hari Perawat Sedunia.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa keperawatan terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara civitas akademika dengan warga sekitar rumah sakit.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan berbagai layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Tidak hanya itu, mahasiswa juga menggelar penyuluhan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga tampak aktif berkonsultasi terkait kondisi kesehatan mereka kepada mahasiswa dan dosen pendamping yang hadir di lokasi.
Kegiatan bakti sosial tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Unimerz, di antaranya Dekan FKK, Wakil Dekan II, Ketua Program Studi, serta dosen Pendidikan Profesi Ners. Kehadiran pimpinan fakultas menjadi bentuk dukungan penuh terhadap semangat pengabdian masyarakat yang dibangun para mahasiswa.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama di penghujung acara. Mahasiswa, dosen, dan warga tampak berbaur dalam kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat silaturahmi.
Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Unimerz, Dr. Wilma, menegaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada calon perawat masa depan.
“Melalui kegiatan ini, semangat Hari Perawat Sedunia tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum bagi calon perawat masa depan untuk terus berdedikasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sinergi antara akademisi dan warga diharapkan dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Peringatan Hari Perawat Sedunia kali ini pun menjadi bukti bahwa peran perawat tidak hanya hadir di ruang pelayanan kesehatan, tetapi juga di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi warga.