Realisasi Serapan Gabah oleh Bulog Madiun Telah Capai 95 persen

Realisasi  Serapan Gabah oleh Bulog Madiun Telah Capai 95 persen
Ilustrasi : tumpukan gabah

Spektroom- Realisasi serapan gabah oleh Bulog Madiun hingga akhir September 2025 sudah mencapai 95 ,8 persen atau 55.723 ton setara beras dari target sebanyak 58.180 ton . Pimpinan Bulog Cabang Madiun Agung Sarianto menjelaskan, gabah yang masuk ke Bulog Madiun berasal dari Kabupaten Madiun, Ngawi dan Kota Madiun. Pihaknya juga masih tetap membuka ruang bagi petani yang ingin menjual hasil panennya ke Bulog Madiun dengan harga sesuai standar pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP). ’’Petani tidak perlu ragu menjual ke Bulog. Harga jelas sesuai ketentuan pemerintah,’’ kata Agung. Diperkirakan, pada pekan kedua bulan Oktober, di wilayah Ngawi akan masuk panen raya. Bulog akan terus mengakomodir panenan petani agar serapan terjaga dan harga stabil. (Har)

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin
Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Spektroom - Dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia, Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin) bersinergi dengan Lutung Forum Studi Primata Universitas Nasional (Unas) menggelar kegiatan bertajuk Conservation Talk. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, memadukan pertemuan daring melalui Zoom Meeting dan luring di Kampung Konservasi Yayorin, Pangkalan Bun, Sabtu sore (31/1/2026)

Polin, Julianto