Refleksi Hari Kartini di Kalbar: Pendidikan Jadi Jalan Pembebasan Perempuan

Refleksi Hari Kartini di Kalbar: Pendidikan Jadi Jalan Pembebasan Perempuan
Peringatan Puncak hari Kartini tingkat Provinsi Kalbar di aula Garuda Komplek Kantor Gubernur Kalbar. (Foto: Adpim pemprov Kalbar)

Pontianak-Spektroom : Puncak peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 berlangsung khidmat di Aula Garuda, Gedung Pelayanan Terpadu, Komplek Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema reflektif, “Memang Kenapa Bila Aku Perempuan? Aku Tak Mau Jadi Budak Kebodohan,” yang menegaskan kembali semangat emansipasi dan pentingnya pendidikan bagi perempuan.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar, Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Irwan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Erlina Ria Norsan, serta pimpinan instansi vertikal seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan perwakilan organisasi perempuan dari TNI-Polri.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan bahwa gagasan besar Raden Ajeng Kartini tentang pendidikan perempuan masih relevan hingga saat ini.

Ia menyebut pendidikan sebagai kunci pembebasan dari ketertinggalan dan ketidaksetaraan.

“Pendidikan adalah jalan pembebasan. Kita tidak ingin perempuan Indonesia terbelenggu oleh ketidaktahuan. Data menunjukkan Indeks Pembangunan Gender Kalbar tahun 2024 mencapai 91,85 dengan Indeks Ketimpangan Gender sebesar 0,328. Ini progres yang baik, namun sinergi harus terus diperkuat,” ujar Ria Norsan.

Sementara itu, Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Irwan menyampaikan apresiasi terhadap meningkatnya peran strategis perempuan di berbagai sektor, termasuk di lingkungan kepolisian.

Menurutnya, kehadiran perempuan dalam institusi negara turut memperkuat kualitas pelayanan publik.

“Peran Polwan dan ASN wanita sangat krusial. Sosok Kartini masa kini adalah mereka yang mampu menjaga integritas keluarga sekaligus berkontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.

Tak hanya bersifat seremonial, rangkaian peringatan tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan produktif.

Mulai dari podcast bertema perempuan, seminar pengelolaan keuangan, workshop tata rias (MUA), hingga peluncuran buku berjudul “Camilan Kenangan”.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menambahkan, publikasi terhadap capaian perempuan perlu terus didorong agar menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Ia menilai narasi positif tentang perempuan berdaya harus semakin diperkuat di ruang publik. “Perempuan Kalbar adalah sosok yang mandiri, berbudaya, dan cerdas secara intelektual. Ini yang perlu terus kita gaungkan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penampilan seni budaya, termasuk Tari Dare Bejepin dan parade wastra.

Peserta menampilkan beragam busana adat khas Kalimantan Barat, seperti Tenun Sidan dari Kapuas Hulu dan motif Puput Berantai dari Ketapang, yang merepresentasikan kekayaan budaya serta identitas perempuan daerah.

Berita terkait

Kejurprov Tinju Amatir Elite Se Riau Digelar di Bangkinang Kab Kampar, Jadi Ajang Seleksi PON Beladiri

Kejurprov Tinju Amatir Elite Se Riau Digelar di Bangkinang Kab Kampar, Jadi Ajang Seleksi PON Beladiri

Pekanbaru-Spektroom : Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Provinsi Riau akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Elite 2026 di Bangkinang, Kabupaten Kampar, pada 3–7 September 2026. Kejuaraan tersebut menjadi ajang seleksi atlet yang akan memperkuat kontingen Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Manado, Sulawesi Utara, Oktober mendatang. Ketua

Salman Nurmin, Julianto
ссс