Reformasi Birokrasi Berkembang Melalui Perbaikan Bertahap dan Berkelanjutan
Jakarta Pusat - Spektroom: Mewakili Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Marzuqi Sayuti menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sekretaris Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia pada Kamis (20/8/2026).
Bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, forum strategis tersebut membahas implementasi Reformasi Birokrasi (RB) Tematik Berdampak untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rakornas menjadi momentum penguatan peran Sekda sebagai penggerak utama administrasi pemerintahan sekaligus koordinator perangkat daerah dalam memastikan pelaksanaan reformasi birokrasi memberikan hasil yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Diforum tersebut ditekankan bahwa reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen dan administrasi semata, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang mampu menjawab serta menyelesaikan berbagai persoalan riil di tengah masyarakat.
Kehadiran Karo Organisasi Marzuqi Sayuti, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil.
Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negri Tomsi Tohir saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di daerah, Sekda memiliki posisi strategis dalam membangun sinergi antarperangkat daerah.
"Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam Rakornas ini adalah pentingnya meruntuhkan ego sektoral agar setiap program pemerintah dapat berjalan secara terpadu dan saling mendukung" ujar Tomsi Tohir.
Penyelarasan program dan anggaran, lanjut Tomsi Tohir, juga menjadi bagian penting dalam memastikan prioritas pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif, termasuk dalam mendukung agenda prioritas nasional yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Rakornas menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Anggota Komisi II DPR RI Bambang Soesatyo, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto serta Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Reformasi Birokrasi.
Dalam paparannya bertajuk Menguatkan Birokrasi, Mewujudkan Indonesia Emas 2045 : Desain Besar Reformasi Birokrasi Nasional (DBRBN) 2026-2045, Erwan Agus Purwanto menyampaikan perjalanan Reformasi Birokrasi dalam Pelayanan kepada Masyarakat, Reformasi Birokrasi berkembang melalui perbaikan yang bertahap dan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
"Sebelum tahun 2010 membangun berdasarkan kebijakan dan menginisiasi reformasi institusional, kemudian 2010-2014 memulai reformasi birokrasi secara nasional. Selanjutnya pada 2015-2019 melanjutkan dan menguatkan pelaksanaan reformasi birokrasi serta yg terbaru 2020-2024, meningkatkan kapasitas menuju reformasi birokrasi berkelas dunia." terang dia.
Melalui forum tersebut, para Sekda didorong untuk memperkuat kepemimpinan birokrasi di daerah sehingga reformasi birokrasi tidak hanya menghasilkan perubahan pada sistem pemerintahan, tetapi juga memberikan dampak konkret terhadap kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Pemprov Lampung, implementasi RB Tematik Berdampak menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang semakin responsif, kolaboratif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(@Ng).