Yudisium Lulusan Program Sarjana dan Pasca Sarjana Periode I FKIP Universitas Lampung

Yudisium Lulusan Program Sarjana dan Pasca Sarjana Periode I FKIP Universitas Lampung
Rapat luar biasa Senat FKIP Unila ( Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Yudisium Lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana Periode I Bulan September Tahun 2026, berlangsung di Aula K FKIP Unila Kamis (17/9/2026).

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd. memaparkan data statistik kelulusan yang menunjukkan performa impresif. Pada jenjang S-1, rata-rata masa studi mahasiswa adalah 3 tahun 8 bulan dengan rata-rata IPK lulusan mencapai 3,80. Sementara untuk jenjang Magister (S-2), rata-rata masa studi tercatat tepat 2 tahun 0 bulan dengan capaian rata-rata IPK lulus sebesar 3,90.

Pada yudisium periode ini meluluskan total 153 orang lulusan. Jumlah tersebut tersebar di tiga jenjang pendidikan, dengan rincian program Sarjana (S-1) sebanyak 136 orang, Pascasarjana Magister (S-2) sebanyak 10 orang, dan Pascasarjana Doktor (S-3) sebanyak 7 orang, mereka akan diwisuda bersama lulusan dari fakultas lain, pada Sabtu (19/9/2026) di Gedung Serba Guna (GSG) Unila.

Dalam arahannya Dekan FKIP Albert Maydiantoro mengatakan Yudisium, bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu para lulusan, melainkan awal perjalanan baru dan gelar yang akan diperoleh adalah amanah untuk diwujudkan melalui Karya, integritas dan pengabdian kepada masyarakat.

Dr. Albert menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan panjang, melainkan awal dari babak baru yang menuntut para lulusan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi sebagai agen perubahan.

Albert menyampaikan apresiasi mendalam kepada dedikasi dosen serta dukungan penuh orang tua, sekaligus mengingatkan esensi gelar yang kini disandang.

“Ingatlah bahwa gelar yang kalian peroleh hari ini adalah amanah. Amanah untuk terus belajar, amanah untuk menjaga nama baik almamater, dan amanah untuk memberikan manfaat bagi sesama. Jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha,” tegas Dekan.

Dekan juga memaparkan capaian luar biasa institusi yang saat ini telah berhasil mengantongi akreditasi Unggul untuk 16 program studi dan akreditasi internasional untuk 4 program studi.

Kekuatan akademik fakultas pun semakin kokoh dengan kontribusi 11 dosen asing serta jalinan kerja sama erat bersama pemerintah daerah, termasuk Pemda Way Kanan, Tulang Bawang (Tuba), dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Tidak lupa Albert Maydiantoro berpesan agar para lulusan tetap menjaga Kejujuran, tanggung jawab, disiplin dan kepedulian.

"Selamat kepada anda sekalian sebagai lulusan FKIP setelah Anda lulus, tidak hanya sebagai pelengkap di satu institusi tertentu tetapi harus memiliki ide yang inovatif dan kreatif sehingga kalian bisa hadir dan memberikan sentuhan baru dan tentu bisa memberikan kemajuan pada institusi atau lembaga yang kalian pilih" ujar Albert Maydiantoro berpesan.

Untuk diketahui, FKIP Unila juga menetapkan lulusan terbaik untuk tingkat fakultas pada masing-masing jenjang pendidikan.

Terbaik tingkat Fakultas Jenjang Sarjana (S-1), terbaik pertama Destiya Rahma Fitriani dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), terbaik kedua Rizky Nanda Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan terbaik ke tiga Suci Marsyanda dari Program Studi Pendidikan Kimia.

Selanjutnya, terbaik tingkat Fakultas jenjang S-2 terbaik pertama Regita Rina Pramesti, Program sudi magister Pendidikan Bahasa Inggris, terbaik kedua Fitri Pratwi Putri Program sudi magister keguruan Guru Sekolah Dasar dan terbaik ke tiga Ferry Fernando Program sudi magister pendidikan matematika.

Sementara terbaik tingkat Fakultas jenjang S-3, terbaik pertama Hamid Muklis program studi doktor pendidikan, terbaik kedua Habi Septiawan program studi doktor pendidikan dan terbaik ketiga Evi Fitri Agina Program Studi doktor pendidikan.(@Ng).

Berita terkait

DLHP Hentikan Sementara Operasional Mie Gacoan, Wajib Benahi IPAL

DLHP Hentikan Sementara Operasional Mie Gacoan, Wajib Benahi IPAL

Ambon-Spektroom - Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon bersama Tim Penertiban mengambil tindakan penghentian sementara kegiatan operasional Mie Gacoan setelah pengelola usaha tersebut dinilai belum memenuhi kewajiban pengelolaan air limbah sesuai ketentuan lingkungan hidup. DLHP menegaskan, tindakan tersebut bukan serta-merta merupakan langkah pidana, melainkan bagian dari tahapan penegakan

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Proses Pendinginan TPAS Galuga Terus Dilakukan  Antisipasi Titik Api Baru

Proses Pendinginan TPAS Galuga Terus Dilakukan Antisipasi Titik Api Baru

Bogor- Spektkroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan penanganan kebakaran di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang Tim gabungan masih fokus melakukan proses pendinginan sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru di hamparan sampah, Kamis (17/9/2026). Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Bogor sekaligus Koordinator Tim

Asmari, Afrizal Aziz