Rekerprov Menjadi Agenda Pertama KONI Papua Pegunungan Menuju Pra Pon 2027 & PON 2028

Rekerprov Menjadi Agenda Pertama KONI Papua Pegunungan Menuju Pra Pon 2027 &  PON 2028
Keterangan pers ketua panitia Rakerprov Papua Pegunungan Semi Hisage didampingi sekretarisnya Julio Faot. (foto: humas panpel)

Wamena-Spektroom : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Pegunungan akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI pada tanggal 28 – 29 Agustus 2026 di Wamena, dengan agenda evaluasi program dan pendataan Cabor jelang Prapon 2027 dan PON 2028 di NTB dan NTT.

Ketua Panitia Rakerprov KONI Papua Pegunungan, Semi Hisage mengatakan, berbagai persiapan untuk menyukseskan agenda perdana KONI Provinsi Papua Pegunungan tersebut, telah dilakukan jauh jauh hari sebelumnya.

"Hingga hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, persiapan sudah mencapai sekitar 98 persen dan tinggal melakukan gladi bersih untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik," ujar Semi Hisage di dampingi Sekertaris Panitia Julio Faot di Kantor KONI Provinsi Papua pegunungan, Kamis (27/08/2026).

Ia menjelaskan, Rakerprov pertama itu bakal dihadiri oleh delapan KONI kabupaten se - Papua Pegunungan, perwakilan Pemerintah Daerah serta sejumlah cabang olahraga yang telah memenuhi persyaratan organisasi.

Dalam kaitan itu sejumlah narasumber dan konsultan olahraga juga telah berada di Wamena untuk memberikan arahan dalam pelaksanaan Rakerprov. Di antaranya Sol Suwayesu serta Prof. Sarudin yang akan memberikan masukan terkait pengembangan olahraga di Papua Pegunungan.

Menurut Semi, agenda utama Rakerprov adalah melakukan pembahasan terhadap program kerja KONI Papua Pegunungan tahun 2026, sekaligus menyusun program prioritas tahun 2027. Disamping itu penetapan Cabang Olahraga (Cabor) sebagai anggota KONI, terutama dalam menghadapi persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan berlangsung di NTT dan NTB.

"Tujuan utama Rakerprov ini adalah mengevaluasi kerja KONI tahun 2026 dan menyusun program kerja tahun 2027 sebagai langkah persiapan menuju PON 2028," jelas Semi Hisage.

Ia mengemukakan, Selain program kerja, Rakerprov juga akan menjadi momentum penting untuk menetapkan cabang olahraga yang akan menjadi bagian dari KONI Papua Pegunungan.

Dengan demikian, terdapat 15 hingga 16 cabang olahraga prioritas akan dibahas untuk ditetapkan, sementara cabang olahraga lain yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) kepengurusan akan dibicarakan dalam forum resmi.

Rakerprov KONI Papua Pegunungan Tahun 2026 mengusung tema "Bangkit Dari Papua Pegunungan Untuk Prestasi Olahraga Nasional" dan menjadi langkah awal dalam membangun fondasi olahraga prestasi di provinsi baru tersebut.

Berita terkait

Wali Kota Sawahlunto Jawab Fraksi DPRD: PAD Digenjot, Belanja Daerah Diperketat

Wali Kota Sawahlunto Jawab Fraksi DPRD: PAD Digenjot, Belanja Daerah Diperketat

Sawahlunto-Spekroom : Pemerintah Kota Sawahlunto merespons pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Perubahan APBD (RAPBD-P) 2026 dengan menegaskan dua agenda utama: memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperketat belanja. Tanggapan pemerintah disampaikan Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (27/8/2026). Sejumlah kritik dan rekomendasi fraksi

Riswan Idris, Rafles