Trending

Rendi Riswandi : Gercep, Korpri Lampung Kumpul dan Salurkan Bantuan Bencana, Buka Rekening Bumbung Kemanusiaan

Rendi Riswandi : Gercep, Korpri Lampung Kumpul dan Salurkan Bantuan Bencana, Buka Rekening Bumbung Kemanusiaan
Rendi Riswandi - Sekretaris DPW Korpri Lampung (Foto: Capture YouTube Setjen DPR korpri Nasional)

Spektroom - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Rendi Riswandi menjadi Narasumber pada Webinar “Gerak Cepat Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Lampung dalam Pengumpulan dan Penyaluran Bantuan Bencana”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dari Ruang Command Center Lantai 2 Diskominfotik provinsi Lampung, kompleks Kantor Gubernur Lampung di Bandarlampung, Jum'at, (12/12/2025).

audio-thumbnail
VOICE Ka BKD
0:00
/94.3

Pada kesempatan tersebut Rendi Riswandi, yang juga Sekretaris Dewan Perwakilan (DPW) Korpri Provinsi Lampung mengatakan, proses penggalangan donasi untuk kemanusiaan, dengan membuka rekening kelembagaan dengan nama Bumbung Kemanusiaan di Bank Lampung.

"Yang pertama adalah kita membuka rekening kelembagaan, yaitu rekening Bumbung Kemanusiaan. Kami bekerja sama dengan Bank Lampung, kami perlu cepat, perlu laporan real time yang bisa diakses secara online. Karena Bang Lampung stakeholder kami dan bisa secara cepat" terangnya.

Selanjutnya mengarahkan semua unit kerja Korpri di setiap OPD untuk membuat sosialisasi dengan cara mereka masing-masing. Dengan kekuatan masing-masing OPD itu dan ASN untuk membagikan flyer Bumbung Kemanusiaan media sosial.

Rendi Riswandi menambahkan dari Rekening Bumbung Kemanusiaan akan ditransfer ke rekening resmi milik ketiga daerah terdampak bencana, Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Pihaknya juga mengambil langkah menyerahkan bantuan kemanusiaan secara tunai dan mengirimkan relawan dengan kualifikasi dan terlatih ke daerah terdampak bencana

"Jadi dua yang kami ambil langkah, yaitu bantuan tunai, yang kedua adalah mengirim relawan, tapi relawan yang mempunyai kualifikasi dan terlatih. Langkah itu yang kami lakukan, sehingga betul-betul tepat sasaran." terangnya lagi.

Sementara Sebelumnya Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Ilham Wahab menjelaskan, Sumatera Barat adalah provinsi dengan multi ancaman bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, kemudian banjir, longsor, angin kencang, kemudian juga kebakaran hutan dan lahan, dan banjir bandang, serta gunung api.

Ilham Wahab juga mengatakan pihaknya telah menyusun tahapan Fase penanggulangan bencana, yakni pra-bencana, apa yang kita lakukan itu pencegahan, mitigasi, kesiapsagan, kemudian analisa risiko, dan rencana penanggulangan bencana.

"Untuk regulasi kita sudah menyiapkan, pertama tadi adalah Perda penanggulangan bencana, kemudian kita sudah ada dokumen rencana penanggulangan bencana, kemudian kajian risiko bencana atau KRB, kemudian kita juga sudah memiliki rencana kontingensi, serta rencana kedaruratan bencana" rincinya.

Kemudian di fase kedua adalah fase saat terjadi bencana atau fase darurat, terdiri, siaga darurat, kemudian tanggap darurat, dan transisi darurat kepemulihan.

"Di saat kita mengeluarkan status siaga darurat, karena sesuai dengan regulasi pemerintah daerah, kita tidak bisa mengerahkan sumber daya keuangan dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT)" ucap dia lagi.

Kemudian berdasarkan evaluasi sistem komando yang ada di Provinsi Sumatera Barat, dari di tanggal 7 Desember, maka masih banyak kegiatan-kegiatan atau pekerjaan-pekerjaan tanggap darurat yang masih tetap harus dilakukan.

"Oleh karenanya status tanggap darurat Provinsi Sumatera Barat diperpanjang dari tanggal 9 Desember sampai dengan tanggal 22 Desember 2025" pungkasnya (@Ng).

Berita terkait

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan strategi baru untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot memperkenalkan SIKENDALI AMBON, sebuah sistem berbasis data yang dirancang mendeteksi risiko inflasi sebelum berdampak pada masyarakat. Konsep yang merupakan singkatan dari Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon

Eva Moenandar, Julianto
Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Bogor-Spektroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Bentuk apresiasi tersebut salah satunya melalui pemberian uang pembinaan sebagai penghargaan atas perjuangan dan dedikasi para atlet. Hal tersebut disampaikan Rudy saat mengukuhkan dan melepas 946

Asmari, Julianto
Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Kep. Selayar-Spektroom : Keterbatasan personel Bhabinkamtibmas menjadi tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah kepulauan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, enam desa dengan luas wilayah 114,50 kilometer persegi dan jumlah penduduk 7.008 jiwa hanya dilayani dua personel Bhabinkamtibmas yang masing-masing membawahi tiga desa. Kondisi

Yahya Patta, Julianto