Resmikan SPPG Bukit Surungan, Wali Kota Ingatkan: Jangan Terulang Kejadian yang Tidak Diinginkan

Resmikan SPPG Bukit Surungan, Wali Kota Ingatkan: Jangan Terulang Kejadian yang Tidak Diinginkan
(Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Wali Kota, Hendri Arnis secara resmi meluncurkan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Bukit Surungan yang dikelola Yayasan Maju Terus Jaya, Senin (3/11/2025).

Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota, Allex Saputra, Ketua DPRD, Imbral, anggota DPRD Provinsi Sumbar, Erick Hamdani, Kapolres, AKBP Kartyana Widiarso Wardoyo Putro, Kepala Kemenag Mukhlis M, dan undangan lainnya.

Peresmian ditandai dengan melepas armada SPPG yang mendistribusikan Makanan Bergizi (MBG) ke MTsN Padang Panjang.

Wako Hendri Arnis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Maju Terus Jaya yang telah berinisiatif membuka tiga dapur SPPG sekaligus.

“Saat ditawari membuka dapur MBG, banyak yang menolak. Namun Pak Indra Jaya justru mendukung dan langsung membuka tiga dapur. Ini bukti kepedulian nyata yayasan untuk masyarakat Kota Padang Panjang,” ujarnya.

Hendri juga mengutarakan pentingnya kehati-hatian penyaluran MBG agar permasalahan yang terjadi di daerah lain tidak terulang di Padang Panjang. Dia meminta dinas terkait rutin melakukan pengecekan kualitas makanan bergizi yang didistribusikan.

“Tujuan utama program ini adalah menjadikan anak-anak sehat dan terpenuhi gizinya. Ini bagian dari upaya membangun masa depan bangsa,” tambahnya.

Siswa MTsN Padang Panjang sedang menikmati MBG. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Maju Terus Jaya, Desi Jona menyampaikan, SPPG Bukit Surungan mulai beroperasi pada 3 November 2025 ini. Gudang Kasong disulap menjadi dapur MBG. sementara lokasi kedua berada di Sigando.

“Kami akan mengelola tiga dapur sekaligus dengan melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja. Mereka telah mendapat pelatihan penyediaan makanan bergizi dan higienis. Kami siap melayani makanan sehat dan layak konsumsi bagi masyarakat,” ujar Desi.

Pada peluncuran perdana, SPPG ini mendistribusikan sebanyak 1.552 porsi MBG. Di antaranya menuju MTsN Padang Panjang.

Kepala Koordinator Wilayah SPPG Kota Padang Panjang, Olivia berharap kegiatan ini memberi manfaat luas bagi masyarakat serta menjadi contoh dalam penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Wali Kota bersama Forkopimda turut meninjau langsung pendistribusian ke MTsN Padang Panjang. Murid-murid terlihat antusias menikmati sajian MBG. Wali Kota bahkan sempat mencicipi menu tersebut.

“Enak, mudah-mudahan kualitasnya tetap terjaga dengan baik,” ujarnya. (RRE/harris)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс