Respon Cepat KLB Dinkes Jember Gelar ORI Campak ​ di Posyandu

Respon Cepat KLB Dinkes Jember Gelar ORI Campak ​ di Posyandu
Kegiatan ORI (Outbreak Response Immunization) Campak (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Dinas Kesehatan Pemkab Jember, melalui UPTD Puskesmas Sukorambi menggelar pelaksanaan ORI Campak dari tanggal 25 Maret 2026 hingga 01 April 2026. Sasaran imunisasi yakni usia 9 - 59 Bulan tanpa melihat riwayat Imunisasi. Bagi sasaran yang tidak hadir di posyandu akan dilakukan pelaksanaan sweeping atau kunjungan ke rumah sasaran.

Kegiatan ORI (Outbreak Response Immunization) Campak merupakan program imunisasi massal darurat yang dilakukan sebagai respon cepat terhadap wabah atau kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak di suatu wilayah. Pelaksanaan kegiatan ORI Campak ini bertujuan untuk memutus rantai penularan virus campak, menghentikan wabah atau kejadian luar biasa (KLB) dan untuk meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity) di kalangan anak-anak yang merupakan kelompok paling rentan.

Kepala UPTD. Puskesmas Sukorambi, dr. Sri Isna Amelia, menyampaikan bahwa ORI berbeda dengan imunisasi rutin. "ORI adalah upaya menutup celah kekebalan," katanya, Rabu (25/03/2026).

"Meskipun anak sudah pernah mendapatkan imunisasi dasar, pemberian dosis tambahan dalam kegiatan ORI ini sangat penting untuk memastikan perlindungan maksimal di tengah KLB campak," jelasnya di sela-sela kegiatan.

Penyakit campak sendiri dikenal sangat menular dan dapat memicu komplikasi berat seperti radang paru (pneumonia), radang otak, hingga diare parah jika tidak segera ditangani atau dicegah melalui vaksinasi.

Pelaksanaan imunisasi dilakukan oleh tim medis profesional dengan menerapkan prosedur skrining kesehatan yang ketat. Sebelum disuntik, setiap sasaran dipastikan dalam kondisi fit dan tidak sedang mengalami demam tinggi atau riwayat alergi berat. Pelaksanaan kegiatan ORI campak ini dilaksanakan serentak di 5 Desa di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukorambi yaitu Desa Klungkung, Desa Karangpring, Desa Sukorambi, Desa Dukuhmencek, dan Desa Jubung yang bertempat di Posyandu. Pelaksanaan kegiatan ORI campak ini dilaksanakan dengan melibatkan lintas sektor terkait seperti kepala Desa, Camat, tim PKK, dan lintas sektor lain untuk membantu mensukseskan penyelenggaraan ORI Campak.

Kepala UPTD Puskesmas Sukorambi berharap pelaksanaan ORI campak ini berjalan sukses agar rantai penularan virus campak dapat segera diputus, sehingga anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan aman dan sehat.

Pihak UPTD Puskesmas Sukorambi juga menyampaikan program ORI campak ini perlu partisipasi aktif dari orang tua dan lintas sektor terkait untuk membantu mensukseskan dan mendukung pelaksanaan ORI campak.

dr. Sri Isna Amelia optimis, dengan kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan dan orang tua, upaya menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan terlindungi dari penyakit dapat terwujud secara berkelanjutan. (budi s)

Berita terkait

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Jakarta - Spektroom :  Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memastikan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen memperkuat peran koperasi dalam mendukung percepatan pembangunan dan operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui sinergi kelembagaan dan kemitraan usaha yang terintegrasi. “Langkah ini dijalankan untuk memastikan hasil laut dinikmati secara

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Jakarta — Spektroom : Menkop meminta seluruh pengurus KDKMP Panerusan Wetan dan koperasi di Banjarnegara untuk segera bersiap menyambut tiga langkah konkret Kemenkop. Langkah pertama mencakup sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP di lapangan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta, Selasa ( 15/9/2026) membahas  hasil kunjungan

Nurana Diah Dhayanti
Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Jember-Spektroom : Kepala SMPN 2 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan. Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih bermakna apabila nilai-nilai yang diperoleh siswa di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan di luar sekolah. “Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Budi Sucahyono, Julianto
Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Jember-Spektroom : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, mampu menyikapi perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Pesan tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember yang dalam kesempatan ini

Budi Sucahyono, Julianto
ссс