Respon Krisis Air Bersih, Pemkab Fakfak Salurkan Bantuan Kepada Warga

Respon Krisis Air Bersih, Pemkab Fakfak Salurkan Bantuan Kepada Warga
Warga fakfak terima bantuan air bersih. (foto:Tony Teniwut)

Fakfak-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Fakfak bergerak cepat merespons krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah mulai mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.

Penyaluran air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki BPBD ke sejumlah titik permukiman yang terdampak, dimana langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Fakfak agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih.

"Saya sudah menginstruksikan BPBD bersama OPD terkait untuk bergerak cepat menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Samaun Dahlan.

Menurut Bupati, distribusi air bersih akan dilakukan secara bertahap dengan melihat tingkat kebutuhan di setiap wilayah. Pemerintah juga terus memantau kondisi lapangan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Selama kondisi kemarau masih berlangsung, pemerintah akan terus berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar menggunakan air secara bijaksana sehingga dapat dimanfaatkan lebih banyak masyarakat," katanya.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap distribusi air bersih dapat meringankan beban masyarakat hingga kondisi cuaca kembali normal. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pemerintah apabila wilayahnya masih mengalami kekurangan air bersih agar dapat segera ditindaklanjuti.

Wargapun menyambut baik langkah cepat Pemerintah Kabupaten Fakfak, sebab bantuan air bersih sangat membantu karena dalam beberapa hari terakhir pasokan air di sejumlah kawasan mengalami penurunan bahkan tidak mengalir.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati serta Pemerintah Kabupaten Fakfak yang cepat merespons keluhan masyarakat. Bantuan air bersih ini sangat membantu kami untuk kebutuhan memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya," ungkap salah seorang warga penerima bantuan, Achmad, Rabu, 05 Agustus 2026.

Hal senada disampaikan pula Yohana sebagai ibu rumah tangga yang mengaku dalam beberapa waktu terachir sangat kesulitan air bersih.

"Syukur sudah pemerintah daerah mau melihat kesulitan air bersih, apalagi sekarang ini musim panas. Semoga bantuan air bersih ini dapat dirasakan warga semuanya," tutup Yohana.

Berita terkait

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Landak - Spektroom : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun bagi masyarakat Landak, wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang saat itu terisolasi dari pusat informasi, kabar kemerdekaan tidak serta-merta tiba. Ketika berita itu akhirnya sampai, semangat mempertahankan republik yang baru lahir justru menyala

Apolonius Welly, Rafles