Ribuan Warga Padati Pantai Pulau Datok, MTQ Kalbar Jadi Panggung Persaudaraan dan Syiar Al-Qur’an
Kayong Utara - Spektroom : Malam di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, Minggu Malam (02/08/2026), terasa berbeda.
Angin laut yang berembus pelan membawa lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema dari panggung utama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.
Ribuan warga dari berbagai daerah memadati pelataran eks Sail Karimata untuk menjadi saksi dimulainya perhelatan keagamaan terbesar di Kalimantan Barat itu.
Sekitar 2.500 masyarakat hadir sejak sore hari. Mereka datang bersama keluarga, duduk beralaskan tikar, berdiri di sepanjang area pantai, hingga memenuhi sejumlah titik yang telah disediakan panitia.
Bagi sebagian warga, pembukaan MTQ bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang bertemu, bersilaturahmi, sekaligus merasakan suasana religius yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah gemerlap lampu panggung yang memantul di permukaan laut, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan resmi membuka MTQ XXXIV.
MTQ ke XXXIV Propinsi Kalimantan Barat di Kayong Utara Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah,” ajang ini menjadi simbol persatuan masyarakat Kalbar yang berasal dari beragam latar belakang.
Sebanyak 635 peserta dari 14 kabupaten dan kota akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan, mulai dari tilawah, tahfiz, hingga tafsir Al-Qur’an.
Namun di balik angka-angka itu, MTQ juga menghadirkan kisah perjalanan para kafilah yang datang membawa harapan untuk mengharumkan daerah masing-masing.
“Yang paling penting bukan hanya menang, tetapi bagaimana Al-Qur’an semakin dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar seorang warga yang datang bersama keluarganya dari Sukadana.
Besarnya antusiasme masyarakat membuat aparat keamanan bekerja ekstra.
Polres Kayong Utara bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait menempatkan personel di berbagai titik strategis, mulai dari arena utama, lokasi perlombaan, hingga penginapan peserta.
Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo menegaskan seluruh rangkaian pengamanan telah dipersiapkan secara terpadu agar masyarakat dan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.
Hingga acara berakhir sekitar pukul 23.00 WIB, suasana tetap tertib dan kondusif.
Tidak hanya menjadi ajang mencari qari dan qariah terbaik, pembukaan MTQ XXXIV Kalimantan Barat juga menghadirkan gambaran tentang kuatnya semangat kebersamaan masyarakat.
Di tepi Laut Natuna yang tenang, lantunan ayat suci malam itu seolah menjadi pengingat bahwa persaudaraan dan nilai-nilai keagamaan masih menjadi perekat penting bagi kehidupan sosial di Kalimantan Barat.