Rizka Dwi Nuraini Terpilih sebagai Duta Humas Kendalisada 2026

Rizka Dwi Nuraini Terpilih sebagai Duta Humas Kendalisada 2026
Rizka Dwi Nuraini sebagai Duta Humas Kendalisada Kwarcab Banyumas 2026.(Foto : Humas kwarcab Bms).

Banyumas–Spektroom : Gerakan Pramuka di Kabupaten Banyumas mulai memperkuat perannya di ruang komunikasi digital. Hal itu ditandai dengan terpilihnya Rizka Dwi Nuraini sebagai Duta Humas Kendalisada Kwarcab Banyumas 2026.

Rizka, anggota Satuan Karya Milenial Kwarcab Banyumas yang bersekolah di MAN 2 Banyumas, berhasil menjadi yang terbaik setelah mengungguli sembilan finalis lainnya dalam babak final yang digelar di Halaman GOR Satria Purwokerto, Rabu (9/9/2026).

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarcab Banyumas Hendriarto Wigunawan mengatakan, pemilihan Duta Humas Kendalisada tidak sekadar menjadi ajang adu penampilan dan kepercayaan diri. Kegiatan tersebut dirancang untuk menguji kemampuan anggota muda Pramuka dalam berkomunikasi, mengolah informasi, berkreasi, serta membangun citra positif Gerakan Pramuka.

“Sebanyak 10 anggota Pramuka Penegak dan Pandega ambil bagian dalam babak final. Mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk merebut gelar Duta Humas Kendalisada 2026,” ujarnya.

Menurut Hendri, kemampuan menyampaikan pesan menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi. Pramuka dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan lapangan, tetapi juga mampu memanfaatkan berbagai kanal komunikasi untuk menyampaikan informasi secara cepat, menarik dan positif.

Ketua Panitia Pemilihan Duta Humas Kendalisada Kwarcab Banyumas 2026 Oki Nur Aris Irfangi mengatakan, sepuluh finalis merupakan Pramuka dari berbagai pangkalan dan satuan karya di Banyumas yang sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan seleksi.

Selain Rizka sebagai juara utama, Runner Up 1 diraih Bina Nahjal Hidayati dari DKR Tambak, sedangkan Runner Up 2 diraih Rifqi Alfarizi dari Racana Soedirman Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Kategori harapan masing-masing diraih Aurel Fasya Rizqina dari SMA Negeri 1 Baturraden sebagai Harapan 1, Tiffany Fitri Demeisty dari MAN 2 Banyumas sebagai Harapan 2, dan Deswita Novina Pratiwi dari Saka Bhayangkara Polsek Jatilawang sebagai Harapan 3.

Sejumlah penghargaan khusus juga diberikan. Mega Ziah Asyfa dari SMK Negeri 1 Lumbir dinobatkan sebagai Peserta Teraktif, Aurora Azka Fauziyah dari SMA Negeri 1 Ajibarang sebagai Terfavorit, Ghaza Fairus Hanafi dari SMA Negeri 1 Jatilawang sebagai Terkreatif, dan Dwi Hannisa Nugrahaeni dari SMA Negeri 1 Rawalo sebagai Terdedikatif.

Oki berharap para duta yang terpilih mampu menjadi penggerak kreativitas dalam publikasi kegiatan kepramukaan sekaligus menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.

“Pramuka bukan hanya soal tali-temali dan perkemahan. Di era digital, Pramuka juga harus piawai bercerita, cerdas menyampaikan pesan, dan mampu merebut perhatian publik,” katanya.

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto