Rp12 Miliar Digelontorkan, Pemprov Kepri Sulap Taman Gurindam 12 Jadi Wajah Baru Ibu Kota
Kepri - Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2026 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Gurindam 12 di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi wajah baru ibu kota provinsi sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri, Rodi Yantri, mengatakan penataan kawasan dilakukan melalui pembangunan pedestrian atas sepanjang 750 meter, pedestrian bawah sepanjang 380 meter, serta pembangunan Taman Tunjuk Langit seluas sekitar dua hektare.
Selain itu, pemerintah juga akan memasang lampu manggar di sepanjang kawasan untuk memperkuat nilai estetika dan daya tarik wisata.
"Jadi tidak hanya di kawasan Tugu Sirih, Taman Tunjuk Langit juga akan didesain sebagai tempat acara terbuka, baik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Kota Tanjungpinang," ujar Rodi.
Menurutnya, proyek yang dikerjakan secara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang tersebut mencakup penataan Zona C hingga kawasan Taman Tunjuk Langit. Kawasan itu dirancang sebagai bagian dari transformasi ruang publik yang tertib, nyaman, modern, dan representatif.

Rodi menegaskan, kawasan Taman Gurindam 12 nantinya juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan konsep penataan yang lebih baik.
"Pusat UMKM akan ditata lebih nyaman sehingga memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang berkunjung. Harapannya, para pelaku UMKM dapat naik kelas," katanya.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, kawasan tersebut akan dilengkapi fasilitas pendukung berupa area parkir yang representatif dan toilet umum.
Saat ini, alat berat ekskavator telah dikerahkan untuk menggarap proyek penataan lanjutan Taman Gurindam 12. Pekerjaan diperkirakan berlangsung selama tujuh bulan, mulai Juni hingga 31 Desember 2026.
Rodi menjelaskan, sesuai harapan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, kawasan Gurindam 12 Tepi Laut memiliki peran strategis sebagai wajah utama ibu kota provinsi.
"Kawasan ini memiliki fungsi sebagai ruang terbuka hijau, ruang interaksi sosial masyarakat, kawasan wisata waterfront, pusat aktivitas budaya dan rekreasi, serta representasi visual citra daerah," ujarnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Kami berharap dukungan berbagai pihak sehingga Taman Gurindam 12 mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat serta memperkuat citra positif Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri," tutup Rodi.
Penataan lanjutan Taman Gurindam 12 ditargetkan rampung sebelum akhir 2026 dan mulai dimanfaatkan masyarakat pada awal 2027. Dengan wajah baru yang lebih tertata dan modern, kawasan tepi laut Tanjungpinang diharapkan menjadi ikon kebanggaan baru Kepulauan Riau sekaligus magnet bagi wisatawan dan pelaku ekonomi lokal.