RSD dr. Soebandi Jember Bekali 88 Peserta Didik Sebelum Jalani Praktek Klinik

RSD dr. Soebandi Jember Bekali 88 Peserta Didik Sebelum Jalani Praktek Klinik
Suasana pembekalan 88 peserta didik sebelum praktek klinik (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : RSD dr. Soebandi Jember memberikan pendidikan dan pelatihan pembekalan (orientasi) bagi peserta didik sebelum menjalani praktek klinik di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni Jumat (06/03/2026) dan Senin (09/03/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Aula Darusy Syifa RSD dr. Soebandi.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Kabid Diklit) Judi Nugroho, S.Kep., M.Kes., yang memberikan motivasi kepada para peserta didik agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya selama menjalani praktek klinik untuk mengasah kompetensi dan meningkatkan keterampilan di bidang kesehatan.

Dalam arahannya, Judi Nugroho juga mengingatkan pentingnya menerapkan budaya 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) selama menjalani praktek di rumah sakit. Selain itu, peserta didik diminta menjaga nama baik RSD dr. Soebandi serta memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan keluarga pasien.

Sebanyak 88 peserta didik mengikuti kegiatan pembekalan ini, yang terdiri dari 82 mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Jember, 5 mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Universitas Airlangga, serta 1 siswa dari SMA Thursina IIBS Malang.

“Pembekalan ini merupakan tahapan penting yang harus diikuti oleh mahasiswa kesehatan maupun profesi lainnya sebelum melaksanakan praktek klinik di rumah sakit,” jelas Judi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengenalan mengenai lingkungan rumah sakit sebagai dunia kerja nyata bagi para peserta didik.

Melalui kegiatan orientasi ini, para peserta diharapkan lebih siap secara pengetahuan, sikap, maupun keterampilan sebelum berinteraksi langsung dengan pasien dan tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.

Selain itu, pembekalan ini juga bertujuan agar peserta didik mampu beradaptasi dan berinteraksi dengan seluruh jajaran di RSD dr. Soebandi sehingga dapat memperlancar pelaksanaan praktek klinik. Peserta juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai sistem pelayanan rumah sakit sesuai dengan bidang pendidikan masing-masing.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga memberikan bekal ilmu pengetahuan dasar sebelum menghadapi pasien secara langsung, meningkatkan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan selama proses pembelajaran klinik, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai peserta didik di lingkungan rumah sakit.

Melalui kegiatan pembekalan ini, peserta didik diharapkan dapat menjalankan praktek klinik secara baik dan bermutu, sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan (skill), serta sikap profesional (attitude) yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan.

“RSD dr. Soebandi Jember sebagai rumah sakit pendidikan berkomitmen untuk terus mendukung proses pendidikan tenaga kesehatan melalui berbagai kegiatan pembelajaran klinik yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait

DWP Kemenag Tikep Salurkan Santunan Untuk Kaum Dhuafa, Anak Yatim, Lansia dan Disabilitas

DWP Kemenag Tikep Salurkan Santunan Untuk Kaum Dhuafa, Anak Yatim, Lansia dan Disabilitas

Tidore-Spektroom: Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melaksanakan pemberian santunan untuk kaum dhuafa, anak yatim dan lansia serta disabilitas di Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan DWP Berbagi dengan pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial DWP Kemenag Kota Tidore Kepulauan terhadap

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru