Rumah Amal ULM dan Rumah Zakat Sinergi Kembangkan Infak Digital Melalui Infak.ID Plus

Rumah Amal ULM dan Rumah Zakat Sinergi Kembangkan Infak Digital Melalui Infak.ID Plus
Kerja sama Rumah Zakat Kalsel dengan Rumah Amal ULM.

Junaidi, Agung Yunianto

Spektroom — Dalam upaya mengoptimalkan potensi infak berbasis digital, Rumah Amal Universitas Lambung Mangkurat (RAUL) menjalin kemitraan strategis bersama Rumah Zakat Kalimantan Selatan melalui program Infak.ID Plus. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah nyata memperkuat ekosistem filantropi digital yang mudah, aman, dan transparan. Demikian informasi Rumah Zakat dalam Press Release yang diterima Rabu (5/11/2025).

Ketua Rumah Amal ULM, Gt. Muhammad Irhamna Husin, menyampaikan, sinergi ini diharapkan menjadi contoh inovasi beramal di era digital.

“Semoga kolaborasi antara RAUL dan Infak.ID ini menjadi inspirasi bagi Masyarakat untuk menjadikan infak sebagai gaya hidup. Sistemnya mudah, transparan, dan dapat diakses siapa saja — cukup klik link, seribu rupiah pun bisa disedekahkan. Prosesnya cepat, praktis, dan memudahkan Kita tetap istiqamah beramal ditengah kesibukan,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Luthfi Alfin, Representative Manager Rumah Zakat Kalimantan Selatan menegaskan, kerja sama ini adalah bentuk nyata sinergi antar Lembaga Amil Zakat dan Pegiat filantropi.

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi daya ungkit bagi capaian infak RAUL di masa kini dan masa depan. Dengan digitalisasi, potensi kebaikan bisa menjangkau lebih luas,” ungkapnya.

Infak.ID merupakan platform donasi online khusus infak dan sedekah yang dikelola oleh Rumah Zakat, Lembaga Amil Zakat Nasional yang telah berkiprah sejak 1998. Rumah Zakat kini memiliki jaringan pemberdayaan di 1.732 Desa Berdaya di seluruh Indonesia.

Diluncurkan tahun 2019, platform Infak.ID hadir untuk memudahkan siapapun berinfak kapan saja dan di mana saja, sekaligus memperluas kolaborasi kebaikan di ranah digital.

Sinergi antara Rumah Amal ULM dan Rumah Zakat ini menjadi langkah penting menuju ekosistem filantropi modern yang lebih adaptif, transparan, dan berdampak luas, menghadirkan semangat baru untuk menjadikan infak sebagai budaya hidup di era digital.*

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti
ссс