Trending

Saatnya Pedagang Night Market Ngarsapura Solo Perkuat Pemasaran Digital dan Inovasi Produk

Saatnya Pedagang Night Market Ngarsapura Solo Perkuat Pemasaran Digital dan Inovasi Produk
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dalam kegiatan Upskilling IKM bagi Pedagang Night Market Ngarsapura Tahun 2026. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta–Spektroom : Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mendorong pedagang Night Market Ngarsapura memperkuat pemasaran digital dan inovasi produk untuk meningkatkan penjualan serta omzet. Langkah ini dinilai penting agar kawasan tersebut semakin berkembang sebagai destinasi wisata belanja unggulan Kota Solo.

Dorongan tersebut disampaikan Astrid saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Upskilling IKM bagi Pedagang Night Market Ngarsapura Tahun 2026 di Sumaryo Ballroom, The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Surakarta itu diikuti sekitar 210 pedagang dan pengurus paguyuban.

Astrid menegaskan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat berjualan. Pedagang juga perlu meningkatkan kemampuan mengelola usaha, memahami kebutuhan konsumen, memperbaiki kemasan, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar.

“Ngarsapura memiliki potensi besar untuk menjadi pusat wisata belanja di Kota Solo. Kita ingin kawasan ini semakin ramai, produk-produk UMKM semakin dikenal, penjualan semakin laris, dan omzet pedagang terus meningkat. Karena itu, kualitas produk, pelayanan, kebersihan, kemasan, dan promosi harus terus ditingkatkan,” ujar Astrid.

Menurutnya, Night Market Ngarsapura bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan juga bagian dari pengalaman wisata di Kota Solo. Karena itu, kualitas produk, pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan kawasan perlu terus dijaga agar pengunjung tertarik untuk kembali.

Potensi Ngarsapura sebagai destinasi wisata belanja juga diperkuat dengan diraihnya penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025 kategori Destinasi Belanja. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pedagang untuk meningkatkan jumlah pengunjung, transaksi penjualan, dan kesejahteraan keluarga.

Pedagang Night Market Ngarsapura Solo peserta Upskilling IKM. (Foto: Ciptati Handayani)

Astrid juga menekankan bahwa inovasi produk menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan usaha. Pedagang perlu mempertahankan ciri khas lokal, meningkatkan kualitas produk dan kemasan, serta menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan pasar tanpa meninggalkan karakter budaya Kota Solo.

“Jangan hanya menunggu pembeli datang. Kita harus menjemput pasar dengan kreativitas dan memanfaatkan teknologi. Produk yang bagus perlu didukung cara pemasaran yang bagus pula. Harapannya, UMKM Ngarsapura semakin melejit dan mampu bersaing dengan produk dari daerah lain,” tegasnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari praktisi event Widya Rosena Aryanti, akademisi Alam, serta kreator konten Widya Sesaria. Materi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan secara langsung oleh para pedagang untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan memperluas pemasaran.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap UMKM Night Market Ngarsapura semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Cegah Remaja Terjerumus Miras dan Gangster, Satpol PP Surabaya Aktifkan Siskamling

Cegah Remaja Terjerumus Miras dan Gangster, Satpol PP Surabaya Aktifkan Siskamling

Surabaya-Spektroom : Satpol PP Kota Surabaya memperkuat pencegahan kenakalan remaja melalui pembinaan Kampung Pancasila dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling). Upaya ini dilakukan dengan melibatkan warga, orang tua, dan sekolah untuk mendeteksi perilaku berisiko pada anak sejak dini. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti, mengatakan

Bian Pamungkas