Sambut Hari Arafah, MTsN 2 Kota Sawahlunto Gelar Dzikir dan Doa Bersama Penuh Khidmat
Sawahlunto — Spektroom : MTsN 2 Kota Sawahlunto menggelar dzikir dan doa bersama dalam rangka menyambut serta meraih keutamaan Hari Arafah, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah itu diikuti seluruh guru, pegawai, dan siswa dengan suasana penuh khidmat dan kekhusyukan.
Momentum Hari Arafah yang bertepatan dengan pelaksanaan wukuf jamaah haji di Padang Arafah dimanfaatkan keluarga besar MTsN 2 Kota Sawahlunto untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak dzikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kepala MTsN 2 Kota Sawahlunto, Tatis Arni, S.Ag., M.Pd, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta didik menjadikan Hari Arafah sebagai momentum memperkuat spiritualitas dan memperbanyak doa di hari yang penuh keberkahan.
“Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita berharap seluruh keluarga besar MTsN 2 Kota Sawahlunto mendapatkan keberkahan, ketenangan hati, serta semakin meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT,” ujar Tatis Arni.
Rangkaian dzikir dan doa dipimpin Ustadz Basriham, M.Pd. Lantunan dzikir yang menggema di lingkungan madrasah menghadirkan suasana religius yang menyentuh dan penuh haru. Para siswa tampak mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib hingga acara berakhir.
Selain menjadi bagian dari ibadah di Hari Arafah, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pembinaan karakter religius yang terus diperkuat pihak madrasah. MTsN 2 Kota Sawahlunto berupaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan spiritualitas yang kuat.
Pihak madrasah menilai kegiatan keagamaan seperti dzikir dan doa bersama penting untuk membangun budaya madrasah yang islami, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di kalangan pelajar.
Dengan konsistensi pembinaan spiritual tersebut, MTsN 2 Kota Sawahlunto terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang beriman, bertakwa, berkarakter, dan berakhlakul karimah di tengah perkembangan zaman.(Ris1)