Sambut Jakarta 500 Tahun, Pemprov DKI Dorong Jazz Goes to Campus Merambah 5 Wilayah
Jakarta – Spektroom :Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendorong agar penyelenggaraan The 49th Jazz Goes to Campus (JGTC) "The City Series" tahun depan diperluas menjadi lima seri di seluruh wilayah kota administrasi Jakarta. Gagasan ini diharapkan menjadi bagian dari kemeriahan perayaan 500 tahun Jakarta sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pertunjukan seni dan budaya.
Usulan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Kick-off The 49th JGTC "The City Series" di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026) malam.
Menurut Pramono, JGTC merupakan festival jazz tertua di Indonesia yang lahir dari kolaborasi apik antara akademisi, komunitas seni, pelaku industri musik, dan pemerintah. Selama hampir lima dekade, festival ini konsisten menjadi salah satu agenda budaya bergengsi di tanah air.
"Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga keberlangsungan Jazz Goes to Campus selama hampir lima dekade. Festival ini membuktikan kolaborasi antara komunitas, pelaku seni, akademisi, dan pemerintah mampu melahirkan agenda budaya yang berkualitas dan terus dicintai masyarakat," ujar Pramono.
Pramono secara khusus mengajak penggagas JGTC, Candra Darusman, beserta seluruh panitia untuk menghadirkan The City Series di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan pada 2027. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh dan memfasilitasi jalannya acara.
"Tahun depan Jakarta memasuki usia lima abad. Saya menantang Bung Candra Darusman dan teman-teman sekalian, apakah bersedia tahun depan series-nya dijadikan lima untuk tampil di seluruh wilayah Jakarta? Kami siap mendukung dan memfasilitasi kerja sama ini agar menjadi kado istimewa bagi seluruh warga Jakarta," tantang Pramono.
Ia juga menegaskan bahwa TIM memiliki peran strategis sebagai episentrum seni dan budaya Jakarta. Oleh karena itu, Pemprov DKI berkomitmen membuka ruang yang lebih luas bagi seniman, musisi, dan kreator untuk berkolaborasi.
Selain memperkuat identitas budaya, Pramono menilai festival berskala besar seperti JGTC memberikan dampak positif signifikan terhadap ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.
"Event seperti JGTC bukan hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisata, serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian Jakarta. Kami akan terus mendukung kegiatan budaya berkelas internasional," tuturnya.
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyambut baik rencana ekspansi festival jazz ini. Menurut Rano, konsep pelaksanaan tengah digodok oleh tim kreatif agar menjadi salah satu agenda unggulan dalam perayaan HUT ke-500 Jakarta.
"Insyaallah, dalam rangka lima abad Jakarta tahun depan, kita merencanakan pelaksanaan Jazz Goes to Campus hadir di lima wilayah secara serentak. Mengenai konsepnya, apakah nanti kembali digelar di area kampus atau memanfaatkan ruang terbuka, hal itu sedang didesain oleh tim kreatif kami," jelas Rano Karno.
Acara Kick-off tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta, Akademi Jakarta, insan musik nasional, serta sivitas akademika Universitas Indonesia. Melalui penguatan ruang publik dan ekosistem seni budaya, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mentransformasikan Jakarta menjadi kota global yang tidak hanya unggul dalam infrastruktur, tetapi juga kaya akan aktivitas seni dan budaya.