Trending

Satlantas Polres Jember dan Dishub Antisipasi Kemacetan Acara Konser Kebangsaan

Satlantas Polres Jember dan Dishub Antisipasi Kemacetan Acara Konser Kebangsaan
Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K, S.I.K, M.S.S.S. Bersama Kanit Turjawali Ipda Ony Angga wujudkan Kamtibselcar lantas Konser Kebangsaan di Jember, Kamis (06/11/2025) (Foto Budi Spektroom)

Spektroom - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember melakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Nusantara Jember, seiring digelarnya Konser Kebangsaan, pada Kamis (06/11/2025) Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember, Ipda Ony Angga, mengatakan rekayasa ini dilakukan untuk mencegah kepadatan kendaraan. “Panitia memperkirakan jumlah penonton mencapai sekitar 15 ribu orang. Kalau semua membawa kendaraan pribadi, tentu Alun-Alun akan sangat padat,” ungkapnya, Kamis (06/11/2025). Hal senada juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember telah menyiapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas untuk mendukung kelancaran acara Konser Kebangsaan, yang digelar di Alun-Alun Nusantara Kota Jember pada Kamis, (06/112025) Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, A.Md.LLAJ., ST., M.Si., mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penempatan petugas, serta menyiapkan sejumlah area parkir alternatif agar tidak terjadi kemacetan di pusat kota selama acara berlangsung

Petugas Dishub siaga (Foto Diskominfo Jember)

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara bertema Jember Baru, Jember Maju, yang bertujuan mempererat semangat nasionalisme dan persatuan masyarakat Jember melalui hiburan yang edukatif,” ungkapnya. “Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Polres Jember, Satpol PP, dan sejumlah komunitas masyarakat. Koordinasi antarinstansi dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan Alun-Alun Nusantara Jember,” jelasnya. “Rekayasa lalu lintas dilakukan demi menjaga kelancaran arus dan keamanan pengunjung, Kami juga mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas di lapangan,” tambahnya. “Acara Konser Kebangsaan ini bukan hanya hiburan, tapi juga momentum kebersamaan dan cinta tanah air. Kami berharap masyarakat datang dengan tertib, memarkir kendaraan di zona yang telah disediakan, dan ikut menjaga ketertiban kota Jember,” jelasnya. “Langkah rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang akan hadir dalam Konser Kebangsaan,” paparnya. “Dishub Kabupaten Jember membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan, kritik, atau saran terkait pengaturan lalu lintas acara ini,” pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP