Trending

Sebagian Umat Muslim Di Solo Sudah Laksanakan Sholat Idul Fitri Jumat 20 Maret.

Sebagian Umat Muslim Di Solo Sudah Laksanakan Sholat Idul Fitri Jumat 20 Maret.
Pelaksanakan Sholat Idul Fitri Di Pamedan Mangkunegaran Berjalan Lancar Berbarengan 98 Titik lainnya Yang Diselenggarakan PD Muhamadiyah Surakarta ( Jumat 20/03/2026 )

Solo - Spektroom : Hari ini ( Jumat, 20 / 03/2026 ) sebagian umat muslim di Kota Solo sudah melaksanakan Sholat Idul Fitri, salah satunya terpusat di Pamedan Mangkunegaran.

Terpantau sejak pagi hari masyarakat muslim bersama keluarganya beduyun duyun mendangi lokasi pelaksanaan Sholat yang digelar Pimpinan Daerah PD Muhamadiyah Surakarta di 98 titik yang tersebar di kota Solo

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Ranting Keprabon, Fatkhul Hadi, menjelaskan pelaksanaan ibadah di area Mangkunegatan telah mendapatkan izin resmi dari Adipati Praja Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X.

Pihaknya mengapresiasi dukungan tersebut sebagai wujud harmoni antara ormas keagamaan dan institusi budaya di Kota Solo.

Menjaga toleransi di tengah potensi perbedaan penentuan awal bulan Qomariah sangat penting, karena setiap metode memiliki dasar hukum yang kuat dan patut dihormati bersama.

"Harapannya ke depan kita sudah mulai menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal agar semua umat bisa bersama-sama melaksanakan hari raya sehingga kita bisa mendapatkan ketakwaan yang hakiki," Jelas Fatkhul Hadi

Di Pamedan Mangkunegaran Sholat Idul Fitri dipimpin KH Subari yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khotbahnya yang mengangat "Indonesia Baldatun Thayyibatun", ini mengajak jemaah untuk meresapi nilai-nilai kebangsaan yang selaras dengan ajaran Islam.

Tugas manusia setelah diciptakan dari tanah adalah menciptakan kemakmuran dan tatanan masyarakat yang baik di atas bumi Allah sebagai bentuk ibadah nyata.

KH Subari juga mengaitkan konsep Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur dengan kearifan lokal masyarakat Jawa yang mendambakan negeri yang "Toto Tentrem Kerto Raharjo", yang mencerminkan wilayah yang subur, murah pangan, dan rakyatnya hidup dalam kesejahteraan yang berkeadilan.

Keindahan tatanan masyarakat tersebut hanya bisa dicapai jika terdapat keselarasan antara pemimpin dengan rakyatnya dalam menjalankan kebajikan dan menjauhi kemungkaran.

"Pemimpin dengan rakyatnya ini harus menjadi satu padu dalam amar ma'ruf nahi mungkar, yang dalam ungkapan bahasa Jawa disebut sebagai manjinging curiga mring warangka," kata KH Subari dalam petikan khotbahnya di hadapan ribuan jemaah.

Diakhir khotbahnya, khatib mengingatkan kemenangan Idulfitri adalah momentum syukur setelah sebulan penuh menjalankan ibadah siam. Segala prestasi yang diraih manusia, baik sebagai pemimpin maupun rakyat, tidak lepas dari bimbingan Alloh.

Sholat Idul Fitri 1 syawal 1447 Hijrah dalam cuaca yang cerah cenderung terik ini berjalan lancar dengan disiagakan puluhan petugas keamanan.(Dan)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru