Sebanyak 88 Siswa MAN 2 Rembang Alami Gejala Diare, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

Sebanyak 88 Siswa MAN 2 Rembang Alami Gejala Diare, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring
Siswa MAN 2 Rembang mengalami gejala diare setelah diduga menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Sigit/Spektroom)

Rembang-Spektroom: Sebanyak 88 siswa MAN 2 Rembang mengalami gejala diare setelah diduga menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejumlah siswa mendapat perawatan di Puskesmas Lasem dan beberapa rumah sakit di Kabupaten Rembang.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang pada Rabu (9/9/2026) mencatat, sebanyak 29 siswa menjalani perawatan di Puskesmas Lasem.

Dari jumlah tersebut, tujuh siswa kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tujuh siswa yang dirujuk tersebut menjalani perawatan di tiga rumah sakit.

Rinciannya, lima siswa dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno, satu siswa di RS Bhina Bhakti Husada, dan satu siswa di RS PKU Muhammadiyah.

Kondisi tersebut membuat pihak MAN 2 Rembang mengambil kebijakan untuk menggelar pembelajaran secara daring.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada siswa memulihkan kondisi sekaligus memudahkan pihak sekolah melakukan pemantauan.

Kepala MAN 2 Rembang, Achmad Syuhada, mengatakan pembelajaran daring juga dimanfaatkan para guru untuk berkomunikasi dengan orang tua siswa.

Komunikasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi siswa yang masih menjalani perawatan di puskesmas maupun rumah sakit.

“Kita daring pembelajaran hari ini, karena terkait pemulihan kondisi anak-anak, sekaligus pemantauan terhadap anak-anak yang dirawat, kita komunikasi dengan orang tua siswa,” ujarnya.

Selain menerapkan pembelajaran daring, pihak sekolah juga melakukan pembersihan toilet.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan meminimalisasi kemungkinan penyebaran penyakit.

“Kita hari ini pembersihan toilet dan kedua dikhawatirkan kalau masih ada yang diare banyak siswa. Karena diare itukan menular,” ungkapnya.

Pihak sekolah masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa yang mengalami gejala diare.

Koordinasi dengan orang tua juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kesehatan siswa yang menjalani perawatan.

Berita terkait

Dirut LPP RRI: Transformasi Digital Harus Dibarengi Penguatan Konten dan SDM

Dirut LPP RRI: Transformasi Digital Harus Dibarengi Penguatan Konten dan SDM

Jakarta-Spektroom : Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Hendrasmo menegaskan pentingnya transformasi digital, penguatan konten, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi perubahan industri media. Hal itu disampaikan Hendrasmo saat memberikan sambutan dalam acara Temu Kangen Pensiunan RRI di Auditorium Jusuf Ronodipuro, lantai 2 Gedung

Irvan Idris Saleh, Rafles
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mendukung Penerapan Single Identity Number

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mendukung Penerapan Single Identity Number

Semarang-Spektroom : Penerapan sistem Single Identity Number diharapkan membuat masyarakat tidak perlu berulang kali menyerahkan fotokopi KTP, ketika mengakses berbagai layanan publik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh penguatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Single Identity Number atau identitas tunggal.  Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat

Sigit Budi Riyanto, Rafles