Gelombang Tinggi 2,5 Meter Intai Maluku Utara, BMKG Minta Warga Waspada
Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 26 - 29 April 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakiraan Muhammad Fauzi Bintiang dalam releasenya Sabtu (25/4/2026) mengatakan, pola angin di Wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot. Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4 - 25 knot.
"Tinggi gelombang rata-rata di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Fauzi.
Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Barat Laut Morotai, Timur Laut Morotai, Perairan Kepulauan Barang Dua, Timur Kepulauan Halmahera, Perairan Tenggara Morotai, Kepulauan Loloda dan Perairan Gebe.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Diharapkan kepada
"Para nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan" harapnya
Menurutnya, Perusahaan Pelayaran juga masyarakat hendaknya selalu memperoleh informasi dari BMKG serta instansi berwenang tentang kondisi cuaca dan tinggi gelombang.