Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 24 - 27 Juni 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Fahmi Bachdar dalam releasenya Selasa (23/6/2026) mengatakan, pola angin di Wilayah Indonesia bagian Utara khatulistiwa umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot.
Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan Khatulistiwa umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 25 knot.
"Rata-rata tinggi gelombang di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Fahmi.
Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Barat Daya Obi, Timur Sanana, Selatan Taliabu, Utara Mangoli dan Parairan Timur Obi.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.
Perusahaan Pelayaran juga masyarakat hendaknya selalu memperoleh informasi dari BMKG serta instansi berwenang tentang kondisi cuaca dan tinggi gelombang.