Sekda Sawahlunto Lantik Delapan Kepala SD Negeri, Tekankan Kepemimpinan Inovatif di Tengah Tantangan Anggaran
Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto kembali melakukan penguatan tata kelola pendidikan dengan melantik delapan Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri di lingkungan Pemko Sawahlunto. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Rovanly Abdams di Aula Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Kamis (13/3/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas manajemen sekolah sekaligus memperkuat peran kepala sekolah sebagai motor penggerak peningkatan mutu pendidikan di tingkat dasar.
Adapun sejumlah kepala sekolah yang dilantik berasal dari berbagai SD Negeri di Kota Sawahlunto, di antaranya SDN 11 Kampung Surian, SDN 07 Muaro Kalaban, SDN 06 Kubang Tangah, SDN 07 Talawi Hilie, dan SDN 12 Talawi Mudiak, serta beberapa sekolah lainnya di lingkungan Pemko Sawahlunto.
Dalam arahannya, Sekda Rovanly Abdams menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki posisi strategis sebagai pemimpin yang tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan dalam menggerakkan seluruh potensi yang ada di sekolah.
“Kepala sekolah adalah pemimpin di lingkungan satuan pendidikan. Perannya sangat menentukan dalam menggerakkan kinerja guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi para siswa,” ujar Rovanly.
Ia menambahkan, kepemimpinan kepala sekolah sangat berpengaruh terhadap terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan dunia pendidikan yang terus berubah.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memaparkan bahwa kondisi anggaran daerah saat ini mengalami dinamika yang turut berdampak pada berbagai kebijakan dan program di sektor pendidikan. Oleh karena itu, para kepala sekolah diminta mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam mengelola sekolah.
“Kondisi anggaran daerah memang mempengaruhi berbagai program, namun hal tersebut tidak boleh menghambat upaya peningkatan mutu pendidikan. Kepala sekolah harus mampu mengoptimalkan potensi yang ada serta menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sekolah,” katanya.
Sekda juga mengingatkan agar para kepala sekolah dapat mengarahkan majelis guru dan tenaga kependidikan untuk bekerja lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan siswa serta dinamika perkembangan pendidikan di era modern.
Menurutnya, perubahan kurikulum, perkembangan teknologi, hingga tantangan sosial yang dihadapi siswa saat ini menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas layanan pembelajaran.
Di akhir arahannya, Rovanly menegaskan bahwa berbagai kendala yang dihadapi di lapangan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat kerja. Justru sebaliknya, tantangan tersebut harus dijadikan sebagai peluang untuk belajar dan memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam mengelola sekolah.
“Tantangan yang ada hendaknya dimaknai sebagai peluang untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan. Dengan semangat itu, kita optimistis kualitas pendidikan di Kota Sawahlunto dapat terus meningkat,” tegasnya.
Pemerintah Kota Sawahlunto berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan pendidikan dasar yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing di Kota Sawahlunto. (Ris1)