Sekkot Ambon Desak Evaluasi Komite Sekolah Bermasalah

Sekkot Ambon Desak Evaluasi Komite Sekolah Bermasalah
Sekot Ambon dan pimpinan SKPD saat WAJAR bersama warga Kota Ambon di balai Kota​ Jumat 6/3/2026 foto Eva. M

Ambon–Spektroom: Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, meminta sekolah segera mengambil langkah jika komite sekolah mengalami persoalan internal yang menghambat kegiatan pendidikan.

Evaluasi bahkan pembentukan komite baru dinilai perlu dilakukan agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

Pernyataan itu disampaikan Sapulette saat program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJA) yang digelar di Ruang ULA Balai Kota Ambon, Jumat (6/3/2026).

Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, termasuk keluhan terkait keberadaan komite sekolah yang dinilai tidak lagi berjalan efektif karena konflik internal.

Sapulette menegaskan, komite sekolah memang dibentuk untuk membantu sekolah dan menjadi jembatan antara orang tua murid dan pihak sekolah. Namun jika di dalamnya terjadi masalah yang menghambat fungsi tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi secara terbuka.

“Sekolah harus mengambil langkah. Kalau memang ada persoalan internal yang membuat komite tidak berjalan baik, maka orang tua murid perlu dilibatkan untuk mengevaluasi dan mencari solusi,” ujarnya.

Menurutnya, pihak sekolah bersama guru dan kepala sekolah dapat memfasilitasi pertemuan orang tua murid untuk membahas kondisi komite yang ada dan menentukan langkah selanjutnya.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan Kota Ambon ikut memantau persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut dan segera ditemukan jalan keluar yang terbaik bagi sekolah maupun siswa.

Sapulette menilai, rapat orang tua murid bisa menjadi forum untuk membahas kemungkinan pembentukan kepengurusan komite yang baru apabila komite yang ada tidak lagi dapat menjalankan fungsinya.

“Kalau memang diperlukan, bisa dilakukan pembentukan kembali komite sekolah melalui kesepakatan orang tua murid agar organisasi ini tetap berjalan dan mendukung kegiatan pendidikan di sekolah,” katanya.

Program Jumpa Rakyat sendiri menjadi wadah bagi warga Kota Ambon untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada pemerintah daerah, sekaligus mencari solusi secara terbuka bersama pimpinan OPD terkait.(EM)

Berita terkait

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP
Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Solo - Spektroom : Merefleksi hari Pendidikan Nasional 2 Mei, bidang pendidikan meski dinilai arahnya mulai tertata dengan perangkat dan regulasi yang semakin pasti, tetapi masih dihadapkan pada catatan kritis dalam pengelolaan manajemen mutu. Diminta tanggapan kondisi pendidikan di Indonesia merefleksi hari pendidikan Pengamat pendidikan dari Universitas Muhamadiyah Surakarta UMS Prof.

Murni Handayani