Trending

Sekolah Rakyat Lhoksemauwe Aceh Progres Selesai 20 Juni 2026

Sekolah Rakyat Lhoksemauwe Aceh Progres Selesai 20 Juni 2026
Menteri Dodi saat mengunjungi progres pembangunan Sekolah Rakyat Lhoksemaue ( foto: dit ps)

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh yang melampaui target dan menunjukkan kinerja positif. Proyek ini ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.

“Progresnya bagus, secara kontrol dan manajerial juga berjalan baik. Kita optimistis pekerjaan bisa selesai tepat waktu, 20 Juni 2026,” kata Menteri Dody saat meninjau Sekolah Rakyat Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026).

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Lhokseumawe berlokasi di Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat dengan luas lahan kawasan sekitar 8,4 hektare dan luas bangunan 26,376 m2. Proyek ini dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh dengan kontraktor pelaksana KSO PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan biaya APBN Tahun Anggaran 2025–2026 senilai Rp262,3 miliar.

Kawasan Sekolah Rakyat Lhokseumawe dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, dilengkapi asrama, fasilitas olahraga seperti lapangan basket dan minisoccer, serta sarana pendukung lainnya.

Progres pembangunan SR ( Dotjenps)

Progres tersebut ditopang oleh percepatan pekerjaan di berbagai lini, termasuk struktur bangunan, arsitektur, serta pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

Dalam kunjungannya, Menteri Dody berpesan pentingnya manajemen logistik material, khususnya baja yang harus terus dimonitor secara intensif. "Baja itu kan sekarang jadi konsep utama, jadi perlu diperhatikan. Tapi kalau di sini tadi katanya aman," ujar Menteri Dody.

Kontraktor pelaksana memastikan seluruh material utama telah dalam proses pengiriman dan sebagian besar sudah berada di atas truk menuju lokasi proyek, sehingga mendukung percepatan pekerjaan di lapangan. Pemanfaatan inovasi metode kerja seperti penggunaan struktur kombinasi beton dan baja akan mempercepat pekerjaan.

Upaya percepatan juga dilakukan dengan meningkatkan jam kerja menjadi dua shift. Saat ini jumlah tenaga kerja sekitar 705 orang dan ditargetkan meningkat hingga 1.000 orang untuk mengejar target penyelesaian pada 20 Juni 2026.

Menurut Menteri Dody, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi instrumen penting dalam menekan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah terdampak bencana. Program ini tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan formal, tetapi juga dilengkapi asrama dan berbagai sarana pendukung.

“Negara harus hadir memuliakan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui Sekolah Rakyat ini, kita ingin memastikan akses pendidikan yang layak sehingga kemiskinan ekstrem bisa segera ditekan,” tegas Menteri Dody.

Secara keseluruhan, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Progres di sejumlah lokasi terus dipercepat meskipun masih menghadapi tantangan cuaca dan keterbatasan akses distribusi material di beberapa wilayah.

Kementerian PU terus melakukan berbagai langkah percepatan, termasuk optimalisasi jalur logistik dan penyesuaian metode kerja di lapangan. Diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai secara tepat waktu, berkualitas, dan segera dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru