Sekolah Siswa Berkebutuhan Khusus SLB Negri Surakarta, Raih Banyak Prestasi

Sekolah Siswa Berkebutuhan Khusus SLB Negri Surakarta, Raih Banyak Prestasi
Gelar Karya Dan Apresiasi Prestasi Peserta Didik SLB Negeri Surakarta Dihadiri Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani ( Rabu 1u / 12 /2025, Dan )

Spektroom - Meski merupakan sekolah bagi siswa berkebutuhan khusus tetapi SLB Negeri Surakarta mampu menoreh banyak prestasi hingga level Internasional.

Dibuktikan dalam Gelar Karya dan Apresiasi Prestasi Peserta Didik berlangsung ( Rabu 17/12/2025 ) dihalaman Sekolah, tercatat sepanjang tahun 2025 30 siswa meraih prestasi Tingkat Nasional dan Internasional serta peringkat kedua sekolah berintegritas.

Wakil Walikota Solo Astrid Widayani yang turut hadir dalam gelar karya memberikan apresiasi dan merasa bangga bahkan menyampaikan sekolah berkebutuhan khusus memiliki potensi besar jika didukung lingkungan yang inklusif dan pembinaan yang tepat.

" Ini wujud nyata bagaimana sekolah berkebutuhan khusus mampu mengasah potensi siswanya hingga berprestasi " Ungkap Astrid.

Kepala SLB Negeri Surakarta, Erna Maslichatun Fatmawati, menjelaskan gelar karya menampilkan hasil kreativitas selama beberapa tahun terakhir sekaligus sebagai moment akhir masa tugasnya.

Anak berkebutuhan khusus sebenarnya juga memiliki kekuarangan dan kelebihan, bahkan dibalik hambatannya memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

" Setiap anak memiliki kekurangan dan kelebihan.Di balik hambatan selalu ada potensi yang bisa dikembangkan baik hambatan pengelihatan, fisik, maupun lainya.semuanya bisa menjadi anak anak istimewa yang luar biasa " Jelas Erna.

Frans Marselindo salah seorang siswa berprestasi peraih medali perunggu cabang Para Atlet di Asean Youth Para Games 2025 Dubai mengaku senang dan bersyukur karena selalu mendapat dukungan dari sekolah.

Siswa asal Papua ini menyebut pembinaan di sekolah dilakukan secara intens bersama klub dan mendapat fasilitas, sehingga Frans yang berencana kuliah dikampung halamannya ini berharap pemerintah semakin memberikan perhatian apa potensi atlet difabel.

" Harapannya ke depan mau lanjut kuliah di papua, untuk pemerintah saya berharap supaya bisa lebih melihat atlet difabel" Harap Frans.

Dalam gelar karya yang berlangsung sehari menampilkan 10 stand berbagai vokasi unggulan SLB Negri Surakarta mulai dari tataboga, tata busana, kecantikan, kriya kayu, membatik, hingga otomotif ( Dan )

Berita terkait

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Teluk Kuantan-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Jumat (31/7/

Salman Nurmin, Rafles
Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Jeneponto –Spektroom : Warna merah dan putih mulai menghiasi Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Dengan penuh ketelitian, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecatan pada sejumlah titik konstruksi jembatan sebagai upaya menjaga kualitas pembangunan yang terus berjalan.

Yahya Patta, Rafles
Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Makasar-Spektroom : Mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang di bidang teknologi kecerdasan buatan pada tahun 2026. Melalui proyek inovasi karsa cipta bernama DISGUISE-ID, mereka sukses merancang dan menguji model algoritma mutakhir yang mampu mengidentifikasi wajah Daftar Pencarian Orang dengan tingkat akurasi rekonstruksi yang sangat tinggi, yakni mencapai 94,

Yahya Patta, Rafles
ссс