Seluruh Jemaah Haji Kalteng Telah Kembali, Dua wafat di Tanah Suci

Seluruh Jemaah Haji Kalteng Telah Kembali, Dua wafat di Tanah Suci
Penutup 12 jemaah haji kloter 19 BDJ tiba di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin. (Foto: Humas Kemenhaj Kalteng)

Banjarbaru-Spektroom: Kedatangan 12 jemaah haji asal Kalimantan Tengah yang tergabung dalam Kloter 19 BDJ menjadi penutup proses pemulangan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin musim haji 2026.

Suasana haru dan syukur menyelimuti Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin, Rabu (1/7/2026), saat para jemaah terakhir tiba kembali di tanah air.

Pesawat Garuda Indonesia GA8419 yang membawa Kloter 19 mendarat di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pukul 13.10 WITA setelah menempuh rute Madinah–Hyderabad–Banjarmasin.

Dari total 348 jemaah dalam kloter tersebut, sebanyak 12 orang merupakan jemaah asal Kalimantan Tengah, masing-masing berasal dari Kotawaringin Timur, Sukamara, Barito Utara, dan Murung Raya.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani Z., menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah yang sempat menjalani perawatan di Arab Saudi akhirnya dapat dipulangkan ke Indonesia.

“Alhamdulillah sampai kloter terakhir ini tidak ada satu pun jemaah yang tertinggal di Arab Saudi. Semuanya sudah kembali ke tanah air,” ujarnya.

Namun di balik tuntasnya proses pemulangan tersebut, terselip duka mendalam. Dari total 1.574 jemaah haji asal Kalimantan Tengah yang diberangkatkan tahun ini, dua orang dinyatakan wafat di Tanah Suci. Dengan demikian, jumlah jemaah yang kembali ke tanah air tercatat sebanyak 1.572 orang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, Hasan Basri, memastikan seluruh jemaah asal Kalteng kini telah kembali dan tidak ada lagi yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

“Mudah-mudahan seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur serta menjadi pribadi yang saleh secara sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Musim haji 2026 pun resmi ditutup dengan kepulangan kloter terakhir. Setelah rangkaian panjang ibadah di Tanah Suci, ribuan jemaah akhirnya kembali ke pelukan keluarga masing-masing — membawa cerita, harapan, sekaligus kenangan yang tak semuanya berakhir dengan kepulangan. (Polinesia-Mustafa)

Berita terkait

ссс