Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Serayu Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Seluruh Korban Tenggelam  di Sungai Serayu  Ditemukan, Operasi SAR Ditutup
Detik-detik korban terakhir ditemukan tim SAR Gabungan Sabtu, (8/8/2026). Foto : Dok.Basarnas

Banyumas-Spektroom : Seluruh korban dalam insiden tiga anak tenggelam di Sungai Serayu, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, akhirnya berhasil ditemukan.

Dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Korban terakhir, Naren (12), warga Desa Kebasen RT 06 RW 03, ditemukan Tim SAR Gabungan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 09.28 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 15 meter dari lokasi ditemukannya korban pertama.

Proses pencarian dilakukan pada hari kedua setelah insiden yang terjadi pada Jumat (7/8/2026). Tim SAR Gabungan membagi operasi pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyelaman dengan radius sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. SRU 2 bersiaga sebagai tim keselamatan penyelam dengan menggunakan perahu LCR, sedangkan SRU 3 melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada atau Last Known Position (LKP).

Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aliran Sungai Serayu yang memiliki debit relatif rendah. Meski demikian, arus di sejumlah titik cenderung berputar atau membentuk pusaran (eddy), sehingga penyelaman tetap dilakukan secara hati-hati.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB, ketika delapan anak bermain air dan berenang di Sungai Serayu. Diduga tiga anak tidak dapat berenang hingga akhirnya tenggelam.

Satu anak, yakni Rizky (12), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03, berhasil menyelamatkan diri. Sementara dua anak lainnya, Fajar (14) dan Naren (12), dinyatakan hilang dan langsung dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Operasi pencarian dipimpin oleh Amin Riyanto selaku On Scene Coordinator (OSC). Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melaksanakan pencarian menggunakan metode penyelaman.

Sebelumnya, Fajar telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam proses pencarian.

Selanjutnya, pada Sabtu pagi, Naren berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai pada pukul 11.00 WIB.

Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan atau kesatuannya masing-masing.


Data korban:

  1. Rizky (12), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03, selamat.
  2. Fajar (14), ditemukan meninggal dunia.
  3. Naren (12), warga Desa Kebasen RT 06 RW 03, ditemukan meninggal dunia.

Berita terkait

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Ambon-Spektroom: Kepala Dinas Damkar Kota Ambon,Alfredo Hehamahua  ingatkan Bahaya Kebakaran di musim kemarau panjang. Hal itu dikatakan saat terjadi pohon tumbang  di ruas jalan depan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Selasa (22/9) pagi. Pohon tersebut dilaporkan terbakar bagian dalam batangnya sehingga tumbang. Laporan mengenai kejadian itu

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Makassar- Spektroom : Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset harus menjadi instrumen yang mampu memastikan aset hasil tindak pidana, khususnya korupsi, benar-benar kembali kepada negara. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) yang juga Asisten Direktur II Pascasarjana UMI Makassar. Menurut

Yahya Patta, Buang Supeno