Semen Padang Kembali Kalah di Kandang Sendiri, Ditaklukkan Bali United 1 - 3

Semen Padang Kembali Kalah di Kandang Sendiri, Ditaklukkan Bali United 1 - 3
Suasana pertandingan Semen Padang FC VS Bali United di Stadion H. Agus Salim Padang. (Foto: Hans)

Spektroom - Tim tuan rumah Semen Padang FC gagal meraih kemenangan atas tim tamunya, usai ditaklukkan Bali United dengan skor 1-3 pada pekan ke-7 BRI Super League 2025/2026, Jumat (26/9/2025).

Bertanding dihadapan pendukungnya di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, tim urang awak harus terporosok di jurang klasemen sementara.

Tim tamu Serdadu Tridatu berhasil unggul lebih dulu pada waktu tambahan babak pertama, lewat sepakan 12 pas penyerang Boris Kopitovic. Skor 1-0 bertahan hingga kedua tim turun minum.

Pada babak kedua, Tim Kabau Sirah tampil lebih dinamis lewat pergerakan pemain sayapnya memborbardir pertahanan Bali United.

Menit ke-72 pelatih Eduardo Almeida menarik keluar Firman Juliansyah dan Ripal Wahyudi dan menggantinya dengan Filipe Chaby dan Ferdiansyah Cecep.

Tak berapa lama setelah pergantian pemain Tim Kabau Sirah, Bali United kembali menggandakan keunggulannya melalui sepakan keras dari Reiner yang menghujam ke arah kanan gawang Arthur Augusto.

Pada menit ke-76, Semen Padang FC memecah kebuntuan melalui sundulan Cornelius Stewart yang merobek gawang kiper Bali United, Hauptmeijer.

Lagi-lagi Semen Padang FC kebobolan di menit akhir babak kedua lewat sontekan M. Rahmad yang menyambut crossing Boris dari sisi sayap pertahanan Kabau Sirah.

Skor 1-3 untuk kemenangan Bali United bertahan hingga akhir pertandingan. (RRE/Hans)

Berita terkait

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Landak - Spektroom : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun bagi masyarakat Landak, wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang saat itu terisolasi dari pusat informasi, kabar kemerdekaan tidak serta-merta tiba. Ketika berita itu akhirnya sampai, semangat mempertahankan republik yang baru lahir justru menyala

Apolonius Welly, Rafles
ссс