Seminar GOW Kota Bukittinggi: Kekerasan Bukan Aib, Diam Bukan Solusi, Saatnya Perempuan Beraksi

Seminar GOW Kota Bukittinggi: Kekerasan Bukan Aib, Diam Bukan Solusi, Saatnya Perempuan Beraksi
Peserta Seminar GOW Kota Bukittinggi. (Foto: Rita)

Spektroom - Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan peran serta strategis perempuan dalam keluarga dan masyarakat, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bukittinggi mekaksanakan seminar dengan tema "Kekerasan Bukan Aib, Diam Bukan Solusi, Saatnya Perempuan Beraksi, Sabtu (20/12/2025).

Ketua GOW Kota Bukittinggi, Hj. Yessi Endriani, SM dalam sambutannya mengatakan, keluarga merupakan unit terkecil yang sekaligus sangat berperan dalam membangun bangsa dan kwalitas masyarakat yang sangat ditentukan oleh kwantitas keluarga.

Peran perempuan khususnya Ibu merupakan sentral sebagai orang pertama yang mengasuh dan menjaga nilai-nilai kehidupan dalam keluarga.

Hj. Yessi Endriani, SM yang juga Anggota Komisi V DPRD Propinsi Sumatra Barat mengingatkan, masuknya budaya asing serta maraknya peredaran narkoba yang akan merusak anak bangsa, harus segera kita sikapi agar generasi kedepan bangsa tidak terperangkap dan tidak terjerumus.

Untuk itu sangat perlu sekali dalam keluarga kita tingkatkan pendidikan agama dan akhlak yang kuat.

Selain itu yang tak kalah pentingnya agar perempuan harus bisa mandiri dan menjaga diri sendiri untuk menghasilkan generasi yang kuat, ujar Yessi Endriani.

Seminar yang diikuti lebih kurang 200 orang kaum perempuan dari berbagai Organisasi Perempuan yang ada di Bukittinggi itu diisi dengan pemaparan oleh narasumber Emalia Yulianti.S.Psi, Psikolog.

Emalia mengingatkan tingginya tingkat perceraian, kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan terhadap anak berakar dari faktor psikologis pelaku, emosi yang tak terkendali, trauma masalalu, ketidak stabilan ekonomi, pola asuh, faktor sosial budaya sehingga memicu konflik dalam keluarga.

"Untuk mencegahnya diperlukan sekali peningkatan edukasi pranikah, penguatan komunikasi, kesetaraan gender dan dukungan psikologi bagi keluarga," tegas Emalia.

Pada kesempatan seminar tersebut juga dibuka ruang tanya jawab untuk peserta. (RRE/Rita)

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс