Sepakbola/Futsal Tidak Hadiri Rapat Porprov Sumbar, Panitia Soroti Komitmen Cabor

Sepakbola/Futsal Tidak Hadiri Rapat Porprov Sumbar, Panitia Soroti Komitmen Cabor
Ketua Panitia Porprov XVI Sumbar 2026, Dr. Septri (tengah). (Foto: jiga)

Padang-Spektroom : KONI Provinsi Sumatera Barat menggelar pertemuan dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga (cabor) calon peserta Porprov XVI Sumbar 2026. Agenda ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (26/2/2026) hingga Selasa (3/3/2026), di Sekretariat KONI Sumbar, Jalan Rasuna Said No. 87, Padang.

Namun pada hari pertama pelaksanaan, panitia mencatat satu ketidakhadiran. Dari 12 cabor yang dijadwalkan hadir, hanya cabang olahraga sepak bola/futsal yang tidak memenuhi undangan tanpa keterangan.

Ketidakhadiran tersebut menjadi sorotan panitia karena rapat ini merupakan bagian penting dari tahapan verifikasi kesiapan teknis dan administrasi menuju Porprov XVI Sumbar 2026.

Ketua Panitia Porprov Sumbar, Dr. Septri, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan prosedur pemanggilan sesuai mekanisme.

“Undangan digital sudah kami kirim sejak 19 Februari 2026. Bahkan H-1 sudah kami ingatkan kembali melalui pesan yang tercentang sebagai tanda terkirim dan terbaca,” ujar Dr. Septri, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, pada hari pelaksanaan rapat, sekretariat juga telah menghubungi pengurus cabor sepak bola/futsal melalui telepon. Namun hingga jadwal berakhir, tidak ada respons maupun konfirmasi kehadiran.

“Pada hari H juga sudah kami telepon, tetapi tidak ada respons. Artinya secara administratif dan komunikasi, kami sudah menjalankan prosedur. Jika tidak hadir tanpa keterangan, ini tentu menjadi catatan serius bagi panitia,” tegasnya.

Septri menilai, ketidakhadiran tanpa konfirmasi dapat dimaknai sebagai belum adanya kesiapan atau keseriusan untuk dipertandingkan dalam ajang Porprov yang dijadwalkan dimulai pada 2 Oktober mendatang.

“Kalau tidak hadir tanpa keterangan yang jelas, ini bisa dimaknai belum ada keseriusan untuk dipertandingkan. Porprov adalah agenda resmi daerah, sehingga kami membutuhkan komitmen penuh dari setiap cabor,” katanya.

Meski demikian, panitia tetap membuka ruang klarifikasi apabila pihak terkait memberikan penjelasan resmi. Sementara seluruh tahapan persiapan tetap berjalan sesuai jadwal.

Pertemuan Pengprov cabor ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Porprov XVI Sumbar 2026 sebagaimana tertuang dalam undangan resmi yang ditandatangani Ketua Umum Hamdanus.

Hamdanus menegaskan pentingnya komitmen semua cabor dalam proses persiapan sejak tahap awal.

“Pertemuan ini untuk memastikan kesiapan teknis dan administrasi masing-masing cabang olahraga. Kami ingin semuanya terdata, terkoordinasi, dan siap sejak awal agar Porprov berjalan sukses,” ujar Hamdanus.

Sebelumnya, Selasa (24/2/2026), KONI Sumbar juga telah menggelar rapat koordinasi bersama 19 KONI kabupaten/kota di Padang. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 11 daerah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama Porprov XVI Sumbar 2026.

Hasil pertemuan antara KONI Sumbar, KONI kabupaten/kota, serta Pengprov cabor ini akan difinalkan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang dijadwalkan pada 7 Maret mendatang, sebagai penentu arah akhir pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026. (RRE/jiga)

Berita terkait

Pembiayaan Syariah Mendorong Pertumbuhan Bisnis Baru dan Tidak Memberatkan Bagi UMKM

Pembiayaan Syariah Mendorong Pertumbuhan Bisnis Baru dan Tidak Memberatkan Bagi UMKM

Jakarta -  Spektroom : Keberadaan  bank syariah di tengah-tengah bank konvensional yang terus tumbuh, sangat strategis dalam penguatan UMKM (Usaha Menengah Kecil Menengah) produk halal, terutama melalui penyediaan pembiayaan yang sesuai prinsip syariah dan berkeadilan. Hal itu dikatakan Kepala Divisi Komersial BSN, Veri, di kesempatan menjadi pembicara dalam talkshow bertema  "

Nurana Diah Dhayanti
Tuduhan Terhadap Gubernur Maluku Terima Gratifikasi IPR, Lewerissa Tempuh Jalur Hukum

Tuduhan Terhadap Gubernur Maluku Terima Gratifikasi IPR, Lewerissa Tempuh Jalur Hukum

Ambon-Spektroom : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membantah keras tudingan dirinya menerima gratifikasi dalam proses penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Dirinya menyebut informasi yang beredar sebagai fitnah yang sangat kejam dan memastikan akan membawa persoalan itu ke ranah hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Lewerissa dalam keterangan pers di ruang rapat lantai II Kantor

Eva Moenandar, Rafles
Bukittinggi Selamatkan Ratusan Juta Pajak Daerah, Kolaborasi Pemda–Kejaksaan Jadi Kunci

Bukittinggi Selamatkan Ratusan Juta Pajak Daerah, Kolaborasi Pemda–Kejaksaan Jadi Kunci

Bukittinggi-Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengamanan keuangan daerah dan penegakan kepatuhan pajak. Kemajuan ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Daerah dengan Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN). Salah satu keberhasilan yang telah dicapai adalah penagihan piutang pajak kepada salah satu hotel di Kota Bukittinggi

Wiza Andrita, Rafles