Serah Terima Mahasiswa Profesi Ners Unej Angkatan 36, Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan
Jember-Spektroom : Kecamatan Sukorambi menjadi lokasi pelaksanaan serah terima mahasiswa profesi Ners Universitas Jember (Unej) Angkatan 36 yang digelar di Pendopo Kecamatan Sukorambi, kabupaten Jember, Jawa Timur pada Senin, (13/04/2026).
Kegiatan ini menandai dimulainya praktik lapangan mahasiswa di wilayah tersebut. Sebanyak 121 mahasiswa, terdiri dari 94 laki-laki dan 27 perempuan, akan menjalani praktik selama kurang lebih enam minggu. Mereka ditempatkan di dua desa, yakni Desa Jubung dan Desa Klungkung, dengan fokus pada pelayanan kesehatan, edukasi masyarakat, serta penguatan program kesehatan berbasis komunitas. Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa profesi Ners menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan kesehatan di tingkat masyarakat. “Kami menyambut baik dan membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus berkontribusi di tengah masyarakat. Kehadiran adik-adik mahasiswa bukan hanya sebagai peserta praktik, tetapi juga mitra dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ungkapnya. Musyaffa juga mendorong mahasiswa untuk mampu mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal, khususnya pemanfaatan bahan alami di bidang kesehatan. “Sukorambi dikenal sebagai daerah penghasil sayur berkualitas. Ini menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan sebagai bagian dari pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan. Kami berharap mahasiswa mampu menggali dan memanfaatkannya secara kreatif dan aplikatif,” jelasnya. Sementara itu, dosen pembimbing, Rizkiyani Istifada, S.Kep., M.Kep., Ns., Sp.Kep,Kom menyampaikan arahan kepada mahasiswa agar mampu menjalankan praktik dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. “Mahasiswa harus mampu menjaga etika profesi, beradaptasi dengan lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya melalui penguatan upaya promotif, preventif, dan pendampingan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Bupati Jember, Muhammad Fawait, M.Sc, yang mendorong sinergi lintas sektor dalam pembangunan kesehatan guna menghadirkan layanan yang merata, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui praktik lapangan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sukorambi, kabupaten Jember, Jawa Timur. (budi s)