Seribu Peserta ikuti Pelatihan Perdana Bahasa Jepang yang Diselenggarakan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Industri

Seribu Peserta ikuti Pelatihan Perdana Bahasa Jepang yang Diselenggarakan Pusat Pelatihan dan Pengembangan  Industri
Peserta pelatihan bahasa Jepang saat mendengarkan arahan dari Kepala PPKPI Pasar Rebo. (Foto: PPKI)

Spektroom - Sebanyak seribu peserta ambil bagian dalam dalam seleksi bahasa Jepang yang diselenggarakan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo Jakarta Timur di gedung Serbaguna PPKPI.

Pelatihan perdana tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi DKI Jakarta terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kebutuhan global.

"Pelatihan bahasa Jepang ini merupakan program perdana yang diselenggarakan oleh PPKPI, sebelumnya PPKPI Pasar Rebo hanya terbuka pelatihan bahasa Inggris dan bahasa Korea. Kendati baru pertama kali dibuka animo masyarakat ternyata sangat tinggi " jelas Kepala PPKPI Siti Jamharoh.

Dikatakan, pelatihan tersebut digelar sebagai respon terhadap tingginya minat masyarakat untuk mempelajari bahasa Jepang sekaligus peluang kerja yang terbuka di negara Jepang.

"Jumlah pendaftar mencapai 1.000 orang dan pihaknya akan melakukan proses seleksi selama tiga hari dengan pembagian tiga sesi setiap harinya " ujar Kepala PPKPI.

Lebih lanjut Siti Jamharoh, menjelaskan dari 1.000 peserta yang mengikuti proses seleksi, hanya 20 orang peserta yang akan terpilih untuk mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama 72 hari atau sekitar 3 bulan.

"Peserta seleksi yang dinyatakan lulus pelatihan nantinya akan dipersiapkan untuk bekerja di Jepang. Saat ini penawarnya kerja di negara Jepang sangat beragam, mulai dari sektor otomotif, kuliner, perhotelan hingga bidang lainnya. Bagi mereka yang berhasil dalam seleksi tahun ini akan diberangkatkan ke Jepang. " ucap Siti Jamharoh.

Salah seorang peserta seleksi, Johan Tomatala 34 tahun sangat termotivasi mengikuti pelatihan tersebut karena cita cita bisa bekerja di Jepang. Seleksi yang diikuti merupakan pertama dan untuk seleksi hari pertama tes psikologi dan matematika.

"Semoga seleksi yang diikuti ini bisa lolos dan bisa bekerja di Jepang dengan penghasilan yang lebih baik agar bisa meningkatkan perekonomian keluarga," harap Johan.

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas
ссс