1000 Merah Putih untuk Negeri: Semangat HUT RI ke-81 Berkobar dari Perbatasan Temajuk

1000 Merah Putih untuk Negeri: Semangat HUT RI ke-81 Berkobar dari Perbatasan Temajuk
Penjahit Sarah tengah serius dan telaten menyelesaikan penjahitan bendera untuk orderan 1000 bendera merah putih yg akan dikibarkan di perbatasan Negara Temajok Sambas di hari Kemerdekaan RI ke 81 tahun 2026.Foto: Spektroom.

Pontianak,Spektroom – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme mulai menggema dari wilayah terdepan negeri.

Sebanyak 1.000 Bendera Merah Putih tengah dipersiapkan untuk dikibarkan di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, kawasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Di balik ribuan bendera yang akan berkibar itu, tersimpan kisah tentang kebanggaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Indonesia.

Empat penjahit lokal di Pontianak dipercaya mengerjakan pesanan besar tersebut untuk mendukung Ekspedisi Merah Putih 2026, sebuah gerakan yang diinisiasi Rumah Jurnalis bersama sejumlah mitra.

Bagi Sarah, salah satu penjahit yang terlibat, proyek ini bukan sekadar pekerjaan tambahan. Ini adalah pengalaman yang memiliki nilai emosional tersendiri.

Untuk pertama kalinya dalam kariernya sebagai penjahit, ia dipercaya membuat bendera dalam jumlah besar yang nantinya akan berkibar di kawasan perbatasan negara.

"Bangga sekali. Selama ini kami lebih sering menjahit pakaian atau menerima permak.

Kalau menjahit bendera sebanyak ini baru pertama kali," ujarnya, Sabtu (11/07/2026).

Hingga saat ini, sekitar 400 bendera telah selesai dikerjakan. Dengan sistem kerja bersama, empat penjahit membagi tugas agar seluruh pesanan rampung sebelum ekspedisi berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Ribuan bendera tersebut nantinya akan dikibarkan oleh 10 jurnalis media nasional dan lokal Kalimantan Barat yang mengikuti Ekspedisi Merah Putih di Temajuk.

Aksi simbolik ini menjadi upaya menggelorakan semangat kemerdekaan sekaligus mengingatkan bahwa batas negara bukanlah garis pemisah, melainkan beranda terdepan Indonesia.

Dari perbatasan Sambas, Merah Putih akan berkibar bukan hanya sebagai lambang negara, tetapi juga sebagai pesan bahwa rasa cinta Tanah Air tetap hidup dan menyala hingga ke ujung negeri.

Selain menumbuhkan semangat kebangsaan, kegiatan ini juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Pesanan ribuan bendera menjadi berkah bagi para penjahit yang terlibat, sekaligus menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ekspedisi Merah Putih 2026 mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya MyPertamina, PT Dharma Inti Bersama (DIB), PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), Harita Bauxite, serta sejumlah sektor usaha lainnya yang turut mendukung penguatan semangat nasionalisme di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Berita terkait

Cegah Penyakit, Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Edukasi Dharma Wanita Perumdam Soal Gizi Seimbang

Cegah Penyakit, Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Edukasi Dharma Wanita Perumdam Soal Gizi Seimbang

Palangka Raya-Spektroom: Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya memberikan edukasi gizi seimbang kepada anggota Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Dharma, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan di Jalan Diponegoro ini bertujuan membangun kebiasaan makan sehat keluarga guna mencegah penyakit. Kepala Rumkit Bhayangkara AKBP dr. Anton Sudarto menyatakan, menjaga kesehatan

Polin
Tepat di Tahun Ajaran Baru, Pemkab Madiun Salurkan BLT DBHCHT Rp1,7 Miliar untuk Buruh

Tepat di Tahun Ajaran Baru, Pemkab Madiun Salurkan BLT DBHCHT Rp1,7 Miliar untuk Buruh

Madiun-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan hak masyarakat, khususnya buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok, tidak terpangkas meskipun alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 menyusut hampir separuh akibat kebijakan efisiensi pemerintah pusat. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai

Moch Haryono